Ilmu Padi

October 6, 2005

Open Minded vs Keinginan untuk Merasa Benar Sendiri

Filed under: Catatan

Apa sih yang sebenarnya mau kita dapat dalam berdiskusi? Menambah wawasan ataukah keinginan untuk mendapat pengakuan/dibenarkan?

Dari beberapa teman berdiskusi di dunia maya dan dunia nyata, didapati hanya beberapa orang saja yang mengenal cara berdiskusi yang baik dan sehat. Yang lainnya??? Huehehehehehe….. don’t ask

Sebenarnya sudah sifat dasar manusia untuk merasa ingin diakui dan merasa benar sendiri. Menurut saya ini kurang menguntungkan. Karena berapa banyak ilmu yang terbuang sia-sia hanya karena kita yang merasa benar/pintar sendiri.

————— Tulisan belum selesai, karena keasyikan ceting ama teman yang di Belanda Image Malam ini ada kekonyolan yang terjadi saat ceting. Nice to chat with u, my friend.

Lanjut lagi ah……………. :D
Sebenarnya cara yang baik dalam berdiskusi adalah cara yang dipakai Om Socrates. Hakikat dari seni berdiskusi Om Socrates adalah dia tidak ingin menggurui orang. Sebaliknya si Om memberi kesan sebagai orang yang selalu belajar dari orang-orang yang diajaknya berbicara.

Dengan berlagak bodoh, Om Socrates memaksa orang-orang yang ditemuinya untuk menggunakan akal sehat mereka. Si Om dapat berpura-pura bodoh atau menunjukkan dirinya lebih tolol daripada yang sebenarnya. Ironi Om Socrates, huh….

Orang-orang menganggap Om Socrates sangat menjengkelkan terutama bagi orang-orang yang punya kedudukan. Hohohoho…….. Bisa dimaklumi, harta dan kedudukan membuat orang sombong serta merasa dirinya paling hebat.

Seorang Filsuf berpantun

Ada orang yang tahu di tahunya
Ada orang yang tahu di tidaktahunya
Ada orang yang tidak tahu di tahunya
Ada orang yang tidak tahu di tidaktahunya

Pilih Mana???

Filed under: Catatan

Apakah yang kamu pilih seandainya kamu punya kesempatan untuk memilih? Akankah kamu memilih hidup yang singkat di bumi kemudian dicerabut lagi dari semua itu, dan tak pernah kembali lagi? Atau, apakah kamu akan berkata tidak, terima kasih?

(Gadis Jeruk, 206)

Pilihan yang sulit, huh? Tapi itulah yang diajukan oleh Jan Olav kepada Georg Roed yang masih berusia 15 tahun.

Jawaban Georg benar-benar menakjubkan. Ia memilih untuk hidup di bumi walaupun dalam waktu singkat saja.

Aku yakin betul aku akan memilih untuk hidup di bumi ini meskipun hanya untuk “waktu yang singkat”……………… Terima kasih sudah mengejar si Gadis Jeruk itu!

Ah….. indahnya. Aku pun akan memilih yang sama. Lebih baik merasakan keindahan dan kebahagiaan walau itu hanya sementara. Dan, calon suami di manapun kini engkau berada, akan memilih mengejarmu. Aku yakin, Allah memilihmu sebagai insan yang terbaik untuk mendampingiku.

30 Sept dan 1 Okt

Filed under: Catatan

Kemarin tanggal 30 September, Hari ini tanggal 1 Oktober. Hari bersejarah dalam catatan perjalanan Indonesia. Adakah yang ingat hari tersebut? Terus terang saya lupa. Baru ingat hari ini tadi.

Dulu sewaktu masih sekolah, ada keharusan mengikuti upacara bendera pada hari-hari bersejarah. Tentu saja…… mau tidak mau, semua harus ikut. Sebenarnya apa sih alasan diwajibkannya ikut upacara bendera???

Pertanyaan simple sebenarnya. Tapi sampai saat ini belum juga didapatkan jawaban yang memuaskan. Jawaban old-fashioned yang selalu diberikan adalah untuk melatih kedisiplinan. Kedisplinan yang seperti apa?

Walau begitu….. waktu masih sekolah dulu, koq ya mau-maunya disuruh jadi petugas upacara Image Dari SD, SMP, SMA langganan jadi petugas.

Harusnya tak boleh protes kan? Karena secara tidak langsung diri sendiri mendukung pelaksanaan upacara bendera

Oh iya Ngomong-ngomong, kemarin dan hari ini lupa tidak mengibarkan bendera. Seharusnya kemarin mengibarkan bendera setengah (1/2) tiang dan hari ini satu (1) tiang penuh. Apa boleh buat, namanya juga lupa. Ada yang marah nggak ya kira-kira Image Mungkin kalo era pak Har** bisa-bisa ditangkap niy.

Anyway, mohon maaf niy karena lupa mengibarkan bendera. Namanya juga lupa. Kalau sudah lupa ya tentu saja tidak ingat :D

Kesal Sekali

Filed under: Catatan

Huh…. Hari ini kesal sekali. Tak ada hujan tak ada badai. Kesal begitu saja tanpa sebab. Mungkin karena…………………… :D

Emosi sebenarnya bisa dihandle oleh diri sendiri. Tergantung kemampuan mengolah emosi. Sebenarnya kalau diingat-ingat, penyebab kekesalan hari ini karena baca buku yang susah sekali dipahami. Judulnya God After Darwin (Tuhan Sesudah Darwin; Teologi Evolusioner) karya John F. Haught. Sebenarnya buku ini dibeli tahun 2003. Lama sekali. Dulu dan Sekarang, buku ini tetap saja susah dicerna

Seleksi Alam

Filed under: Catatan

Entah kenapa tiba-tiba terlintas tentang ide Seleksi Alam Om Darwin. Alam menyeleksi siapa-siapa yang dapat beradaptasi paling baik dengan keadaan lingkungannya, merekalah yang dapat bertahan hidup dan melanjutkan keturunan.

Bisakah teori om Darwin dihubungkan dengan mahalnya harga BBM?? Let me think it first.

Perhaps Love

Filed under: Catatan

(Placido Domingo)
Perhaps love is like a resting place
A shelter from the storm
It exists to give you comfort
It is there to keep you warm
And in those times of trouble
When you are most alone
The memory of love will bring you home

(John Denver)
Perhaps love is like a window
Perhaps an open door
It invites you to come closer
It wants to show you more
And even if you lose yourself
And don’t know what to do
The memory of love will see you through

(Placido Domingo)
Love to some is like a cloud
To some as strong as steel

(John Denver)
For some a way of living
For some a way to feel

(Placido Domingo)
And some say love is holding on
And some say letting go
And some say love is everything
And some say they don’t know

(John starts joined by Placido)
Perhaps love is like the ocean
Full of conflict, full of pain
Like a fire when it’s cold outside
Thunder when it rains
If I should live forever
And all my dreams come true
My memories of love will be of you

(Placido Domingo)
And some say love is holding on
And some say letting go

(John Denver)
And some say love is everything
And some say they don`t know

(John starts joined by Placido)
Perhaps love is like the ocean
Full of conflict, full of pain
Like a fire when it`s cold outside
Or thunder when it rains
If I should live forever
And all my dreams come true
My memories of love will be of you

[Buku] Gadis Jeruk

Filed under: Buku

Hmmm…… Buku ini bagus banget. Aku suka ama buku ini. Ceritanya sungguh indah dan romantis.

Bab I
Georg Roed mendapat sebuah surat dari ayahnya yang sudah meninggal. Surat tersebut disembunyikan ayahnya di kereta dorong milik Georg sewaktu masih bayi. Ternyata surat tersebut berisi kisah tentang gadis jeruk.

Bab II
Di bab ini diceritakan mengenai awal pertemuan Jan Olav (ayah Georg) dengan gadis jeruk. Mereka bertemu di trem. Si gadis jeruk membawa sekantong jeruk. Di sinilah kekonyolan terjadi, Jan Olav membuat jeruk-jeruk yang dibawa si gadis jeruk jatuh berhamburan.

……… tentu saja kantong jeruk itu terlepas dari pegangan gadis bermantel oranye itu, atau lebih tepatnya aku mendorongnya lepas dari cengkramannya yang kuat, nyaris tampak seolah-olah aku ingin mengenyahkannya lantaran cemburu……..

Hahahahahaha…… cemburu pada sekantong jeruk.

Bab III
Jan Olav makin penasaran dengan keberadaan gadis jeruk. Ia mencarinya. Kemudian pada suatu hari, Jan Olav bertemu gadis jeruk di sebuah kafe. Lagi-lagi gadis itu membawa sekantong jeruk. Mereka tidak bicara banyak. Hanya satu kalimat yang diucapkan Jan Olav, yaitu “kamu seekor tupai!” Gadis itu tersenyum lembut dan menggenggam tangan Jan Olav. Lalu ia bangkit dan membawa jeruknya keluar dari kafe. Jan Olav tidak mampu mengejarnya.
Dasar laki-laki aneh :p

Bab IV
Bersambung dulu deh. Lagi Bad mood :(

tenjewberrymuds

Filed under: Milis

To get the full effect, this should be read aloud.

You will understand what ‘tenjewberrymuds’ means by the end of the conversation. This has been nominated for the best email of 2005.

The following is a telephone exchange between a hotel guest and room-service, at a hotel in Asia, which was recorded and published in the Far East Economic

Review:

Room Service (RS): “Morrin. ; Roon sirbees.”

Guest (G): “Sorry, I thought I dialed room-service.”

RS: “Rye..Roon sirbees..morrin! Jewish to oddor sunteen??”

G: “Uh..yes..I’d like some bacon and eggs.”

RS: “Ow July den?”

G: “What??”

RS: “Ow July den?…pryed, boyud, poochd?”

G : “Oh, the eggs! How do I like them? Sorry, scrambled please.”

RS: “Ow July dee baykem? Crease?”

G: “Crisp will be fine.”

RS : “Hokay. An Sahn toes?”

G: “What?”

RS:”An toes. July Sahn toes?”

G: “I don’t think so.”

RS: “No? Judo wan sahn toes??”

G: “I feel really bad about this, but I don’t know what ‘judo wan sahn toes’ means.”

RS: “Toes! toes!…Why jew don juan toes? Ow bow Anglish moppin we bodder?”

G: “English muffin!! I’ve got it! You were saying ‘Toast.’

Fine. Yes, an English muffin will be fine.”

RS: “We bodder?”

G: “No…just put the bodder on the side.”

RS: “Wad! ?”

G: “I mean butter…just put it on the side.”

RS: “Copy?”

G: “Excuse me?”

RS: “Copy…tea…meel?”

G: “Yes. Coffee, please, and that’s all.”

RS: “One Minnie. Scramah egg, crease baykem, Anglish moppin we bodder on sigh and copy….rye??”

G: “Whatever you say.”

RS: “Tenjewberrymuds.”

G : “You’re very welcome.”

It’s easier to build a child than repair an adult..

Om SGA - Sang Sastrawan

Filed under: Catatan

Seno Gumira Ajidarma (SGA), kenal karya penulis brilian ini saat masih SMA. Sekitar tahun 1999. Bukunya yang berjudul Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, sangat lekat dalam ingatan. Bak seseorang yang fall in love for the first sight, karya Om SGA langsung mendapat tempat khusus di hati

Kemudian, dimulailah perburuan mencari karya-karya beliau. Dan hasilnya……. beberapa buku menjadi penghuni setia Private Library di rumah. Buku-buku tersebut adalah

* Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi
* Kematian Donny Osmond
* Dunia Sukab
* Penembak Misterius
* Matinya Seorang Penari Telanjang
* Jazz, Parfum dan Insiden
* Aku Kesepian Sayang. Datanglah Menjelang Kematian
* Sepotong Senja Untuk Pacarku
* Wisanggeni Sang Buronan
* Saksi Mata
* Negeri Senja
* Layar Kata
* Sebuah Pertanyaan Untuk Cinta
* Iblis Tak Pernah Mati
* Negeri Kabut
* Atas Nama Malam
* Biola Tak Berdawai

3 Buku lagi merupakan kumpulan cerpen (terus terang beli buku tersebut hanya karena tertarik dengan karya Om SGA)

* Kumpulan Cerita Kompas 1999
* Kumpulan Cerita Kompas 2000
* Jakarta City Tour

Ada beberapa buku yang ingin dibeli yaitu

* Komik Jakarta 2030
* Mengapa Kau Culik Anak Kami
* Kitab Omong Kosong
* ———– dll (buku-buku baru Om SGA)

Om SGA adalah seorang sastrawan yang handal. Tulisan-tulisannya tidak hanya sekedar dibaca sambil lalu, kemudian dilupakan begitu saja. Bukan merupakan karya yang pantas dihargai dengan harga yang murah. Sangat berkesan. Meninggalkan jejak-jejak dalam ingatan. Benar-benar menyusup dalam memori.

Biola Tak Berdawai, buku ini benar-benar membuat saya takjub. Lebih bagus daripada filmnya. Om SGA menulis buku ini berdasarkan film layar lebar Biola Tak Berdawai. Tentu saja bukan hal yang mudah dilakukan. Dan sekali lagi….. Om SGA mendapat two thumbs untuk karyanya

God Said No

Filed under: Milis, Religi

I asked God to take away my habit.
God said, No.
It is not for me to take away, but for you to give it up.

I asked God to make my handicapped child whole.
God said, No.
His spirit is whole, his body is only temporary

(more…)

<<<<< >>>>>>

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main