[Buku] Falling Leaves
Saat ini sedang baca karya yang mengharukan judulnya Falling Leaves. Buku ini adalah sebuah memoar yang ditulis oleh Adeline Yen Mah. Berkisah tentang masa kecil Adeline yang “ditindas” oleh ibu tirinya. Adeline adalah seorang perempuan cina kelahiran Tianjin. Ibunya meninggal, dua minggu setelah melahirkan Adeline. Setahun kemudian ayah Adeline menikah lagi dengan Jeanne, wanita blasteran Cina-Prancis (Eurasian). Ia seorang wanita dari golongan menengah ke bawah. Setelah menikah dengan wanita ini, semua foto ibu kandung Adeline dimusnahkan.
Ayah Adeline tunduk pada semua perkataan dan perintah Jeanne. Bahkan Ia berani melawan ayah kandungnya sendiri demi istri barunya. Jeanne sangat membenci Adeline. Karena hanya Adeline lah yang berani melawan Jeanne sewaktu wanita itu memukuli anak perempuannya yang masih bayi (susan, adik tiri Adeline).
Aku benar-benar iba (tidak sampai nangis loh
), saat Adeline dipukul dan ditampar ibu tirinya hingga hidungnya berdarah, hanya gara-gara teman-teman SD-nya main ke rumahnya. Juga saat itik kesayangan Adeline mati karena kakinya digigit anjing milik keluarga. Hmmm…. aku benar-benar kagum dengan sikap Adeline yang konstisten tidak mau mengemis dan meminta uang saku kepada ibu tirinya. Akibatnya, Adeline harus berjalan dari rumah ke sekolah (kira-kira 5 km) karena tidak punya uang untuk membayar ongkos trem.
Hmmmm….. saat ini masih sampai di halaman 170. Baru separuh halaman dari buku tersebut. Insya Allah nanti malam atau besok pagi sudah selesai dibaca (asalkan ngga nge-net mulu).
Penilaian pribadi terhadap buku ini, sangat bagus. Apalagi didukung penerjemahan yang enak dibaca. Serasa sedang dibawa langsung ke dalam kisah hidup Adeline. Dalam buku ini kita bisa tahu banyak mengenai sejarah Cina termasuk perang candu, berkuasanya komunis, deklarasi berdirinya RRC oleh Mao Zedong, Kuomintang, beralihnya era kapitalis ke komunis, perang dunia II, pendudukan Jepang di Cina. Dan tentu saja budaya, adat dan kebiasaan orang Cina. Terutama kebiasaan wanita Cina yang suka main Mahyong dan menghisap tembakau. Aku suka dengan beberapa kata mutiara dalam buku ini. Indah sekali.
Hmmm…. yang cukup mengganggu dalam buku ini adalah banyak kata/kalimat yang dibiarkan orisinil dalam bahasa Cina tanpa diberikan terjemahannya di dalam tanda kurung. Terpaksa harus membolak-balik untuk melihat glossari di halaman belakang.
Beberapa referensi dapat dibaca di sini
Rencananya, nanti mau beli buku karya Adeline Yen Mah. Judulnya Chinesse Cinderella. Sebenarnya kemarin mau beli buku itu juga. Tapi ngga jadi.

Ryz.. baca Falling Leaves juga ya? memang bagus kan?? aduh… baca postingan kamu… aku jadi ingat ‘dosa’ ku. Ini salah satu buku yang masuk dalam ‘daftar dosa’ alias buku dah dibeli blon dibaca-baca juga ampe sekarang….. hiks.. hiks… aduh, kapan ya aku belo?
Eh, ayng Chinese Cinderella juga udah ada kan? kenapa gak jadi beli tuh Ryz?
Comment by kobo — October 21, 2005 @ 3:34 pm
Bagus banget, Kobo. Sangat sangat mengharukan. Power utamanya di alurnya tuh. Ceritanya juga touching banget. Baca deh, Kobo.
Chinese Cinderella juga ada koq. Tadi (hari ini) baru beli. Bukunya warna merah ada fotonya Adeline yang masih kecil, terbitan Karisma. Harganya Rp. 38.000 (diskon 25% karena aku beli di Toga Mas). Sempat was-was juga, karena kemarin (tgl 20 okt) waktu beli Falling leaves aku lihat stok Chinese Cinderella tinggal 1. Huaaaa….. takut dibeli orang. Akhirnya tadi siang aku ke sana lagi. Alhamdulillah bukunya masih ada.
Chinese Cinderella tidak jauh beda ama Falling leaves. Buku itu menceritakan masa kecil Adeline sampai umur 14 tahun. Tadi sempat aku baca scanning waktu di perjalanan pulang. Di bab akhir ada sedikit bahasan mengenai sejarah cina, naskah Cinderella Cina asli dalam bentuk huruf Cina (terjemahannya ada di bab 22).
Comment by oryza — October 22, 2005 @ 12:27 am