Kisah Indah
Seorang guru Thariqat mengisahkan bahwa pada suatu malam ia mengerjakan shalat beberapa rakaat, lalu ia tidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat sebuah istana yang besar dan tinggi. Ia sangat kagum melihat bangunan istana itu. Dalam hatinya ia berkata, “Aduhai untuk siapa kiranya bangunan istana ini? Siapakah pemiliknya?”. Tiba-tiba ia mendengar suara jawaban, “Sesungguhnya istana ini adalah milikmu, dari pahala beberapa rakaat shalatmu semalam”. Iapun berjalan mengelilinginya melihat-lihat keindahan istana itu.
Tiba-tiba ia melihat dua buah kubah yang telah jatuh. Dalam hati ia berkata, “Alangkah indahnya apabila dua kubah ini tetap berada di tempatnya”. Terdengarlah kembali suara yang sama, “Sesungguhnya dua buah kubah itu semula masih berada di tempatnya, namun ketika shalat tadi malam, hatimu sedikit berpaling, sehingga jatuhlah dua kubah itu”.
Rabi’ah al-Adawiyah, pada suatu malam melakukan shalat beberapa rakaat, lalu ia tidur. Dalam tidurnya ia melihat sebatang pohon yang indah subur menghijau, daunya rimbun, ranting-rantingnya kokoh, sangat banyak dan teratur. Buah-buahnya pun tampak begitu lebat. Yang sangat mengherankan adalah bahwa buah-buah tersebut berbentuk buah dada wanita. Pohon itu mengeluarkan sinarnya di waktu siang seperti matahari, dan di waktu malam seperti rembulan. Maka Rabi’ah al-Adawiyah bertanya dalam hati, “Siapakah gerangan pemilik pohon itu”. Lalu terdengarlah jawaban, “Sesungguhnya pohon itu untukmu, sebagai anugerah dari shalatmu tadi malam”. Ia berjalan-jalan di bawah rimbun pohon itu, ketika dia menemukan beberapa buahnya telah jatuh berwarna kuning emas murni, hati Rabi’ah al-Adawiyah berkata, “Alangkah indahnya jika buah-buah yang bagus ini tetap berada di rantingnya dan bergantungan di sana. Sungguh akan terlihat begitu indah”. Lalu terdengarlah suara yang menjawab, “Ketahuilah bahwa sesungguhnya buah-buahan ini semula berada di tempatnya. Namun ketika engkau mengerjakan shalat pikiranmu tergoda oleh pekerjaan dapurmu pada roti yang sedang engkau kukus maka jatuhlah buah-buah itu terlepas dari rantingnya”.
Sumber : MyQuran.org
