Insya Allah masuk Surga
Tersebutlah sepasang pengantin baru yang lagi “hot-hotnya” menikmati indahnya cinta mereka. Mereka berdua bagaikan sepasang kupu-kupu yang selalu bercanda di setiap bunga yang mereka hinggapi. Maklumlah, sedekat apapun mereka sekarang, toh InsyaALLAH, ALLAH SWT sudah meridhoinya.
Sang istri berperawakan tinggi dan langsing, kulitnya putih dan wajahnyapun cantik rupawan dengan jilbab yang menutupi keindahan rambutnya yang hanya dia perlihatkan kepada suami tercintanya.
Sang suami berperawakan pendek dan gendut, dengan kulit yang hitam dan wajah yang… ya begitulah. Tapi karena dia seorang pengusaha sukses dan memang orang yang saleh, maka sang bidadari pun mau dipinangnya.
Suatu saat sang istri sedang berdiri di teras sebuah kamar hotel di pinggir pantai yang indah menikmati kebesaran ALLAH SWT lewat ciptaan-NYA yang berupa lautan biru. Sang suami pun memandanginya sambil tidak henti-hentinya mengucapkan syukur. Didekati sang istrinya, sambil memeluknya sang suami pun berkata…..
“Sayangku…., di sekian banyak perbuatan abang yang penuh dengan dosa, abang yakin, abang pernah melakukan sesuatu yang ALLAH senangi. Terbukti…., ALLAH memberikan hadian berupa istri secantik kamu.”
“Jikalau bukan karena ALLAH SWT, tak mungkinlah abang yang pendek, gendut, hitam dan culun ini dapat beristri seorang bidadari seperti kamu.” Sang suami pun merendah.
“Itulah mengapa, tak henti-hentinya abang bersyukur atas nikmat ini.” Katanya.
Lalu sang istri menanggapi….,
“Benar abang selalu bersyukur kehadirat ALLAH SWT?” Tanyanya.
“Benar sayangku.” Jawab sang suami.
“Jikalau begitu bang, InsyaALLAH kita berdua akan masuk syurga.” Sambung sang istri.
Sang suami heran dan langsung balik bertanya, “Kenapa kamu bisa berkata begitu sayang?”
“Sebab bukankah salah satu yang masuk syurga itu adalah orang yang sukur dan sabar?” Tanya sang Istri.
“Betul sayangku.” Jawab sang suami.
“Itulah bang, kenapa kita InsyaALLAh bakal masuk syurga. Abang bersyukur memiliki istri seperti saya dan saya pun bersabar memiliki suami seperti abang.” Jawab sang istri polos.
Sumber : MyQuran.org
