Ilmu Padi

November 20, 2005

Ucapan-ucapan Idul Fitri Part 7

Filed under: MyQuran.org

buah tomat ikan teri
selamat idul fitri

ikan kakap ikan patin
mohon maap lahir batin

Ikhlaskanlah sgl dosaku padamu spt ikhlasnya diriku akan hal itu. Penuhi hari yg fitri ini dengan lautan maafmu. Awali hr esok dg keridhoan illahmu!

Bila ada langkah membekas lara, ada kata merangkai dusta, ada tingkah menoreh luka, lapangkan hatimu tuk selalu memaafkannya. Selamat idul Fitri 1426 H.

Bunga indah berseri jd hiasan di idul fitri, SMS di kirim pengganti diri tanda ikatan tak layu di hati, minal Aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir & batin

Andai Jemari tak sempat berjabat, ragapun tak kuasa bertatap.
Bila ada kata membekas lara menusuk sukma, semoga pintu maaf telah terbuka.
Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin..

andai raga tak kuasa bertatap, jemaripun tak sempat berjabat.
bila ada kata membekas lara menusuk sukma, semoga pintu maaf telah terbuka.
minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin..

Hatiku ga sebening XL n g secerah MENTARI, banyak khilafq FREND. Kupinta SIMPATImu BEBASkanq dgn maafmu! Met idul fitri, smg ibdh kita dpt acungan JEMPOL dari Allah.

Sesuci kalimat syahadat
Sedalam makna sholawat
Setulus hati berucap
Taqobalallahu minna waminkum
Minal aidin wal faidzin

Ketupat kecemplung santen
Menawi kulo gadah lepat
Nyuwun pangapunten

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

adalah berpahala berbuka puasa dgn memakan buah kurma
adalah celaka kl sampe tertelan bijinya…

November 19, 2005

Ucapan-ucapan Idul Fitri Part 6

Filed under: MyQuran.org

A time of reflection…
A time of prayer…
A time of devotion…
A time of remembrance…
A time of Forgiveness…
Wishing you a blessed Idul Fitri…

Dari hati terdalam… untuk semua perilaku yang tak terjaga, lisan yang terucap kata yang menyakitkan, janji yang terabaikan, dan hati yang kerap berprasangka, kuucapkan mohon maaf lahir batin…

Menyambut hari nan fitri, mari qt membuka pintu maaf. Taqobbalallahu minna waminkum. Mohon maaf lahir dan batin.

Taqabballohu Minna Wa Minkum Sholihan Amal Kullu aamin Wa Antum Bi Khoirin
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Entah brapa banyak dosa tergurat dari lisan, perbuatan & prasangka, semoga di hari fitri, keikhlasan memaafkan dosa dan kekhilafaan jg terungkap dr hati antum. mohon maaf lahir batin.

Suburkan khouf & roja’ di hati moga ini bukan ramadhan qt yang terakhir, Taqaballahu minna waminkum moga menjadi alumni teladan ramadhan, mohon maaf lahir & bathin, 1 syawal 1426H

Sebulan penuh menahan lapar-dahaga atas perintah-Nya, kehendaknya fisik ini terlatih untuk senantiasa bertaqwa kpd-Nya. Sebulan penuh menawah hawa-nafsu atas kehendakNya agar bathin ini senantiasa dpt menjaga kebersihan hati di kemudian hari. Selamat Hari Raya Idul Fitri Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Bathin.

November 18, 2005

Kisah Indah

Filed under: Milis, Religi

Seorang guru Thariqat mengisahkan bahwa pada suatu malam ia mengerjakan shalat beberapa rakaat, lalu ia tidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat sebuah istana yang besar dan tinggi. Ia sangat kagum melihat bangunan istana itu. Dalam hatinya ia berkata, “Aduhai untuk siapa kiranya bangunan istana ini? Siapakah pemiliknya?”. Tiba-tiba ia mendengar suara jawaban, “Sesungguhnya istana ini adalah milikmu, dari pahala beberapa rakaat shalatmu semalam”. Iapun berjalan mengelilinginya melihat-lihat keindahan istana itu.

Tiba-tiba ia melihat dua buah kubah yang telah jatuh. Dalam hati ia berkata, “Alangkah indahnya apabila dua kubah ini tetap berada di tempatnya”. Terdengarlah kembali suara yang sama, “Sesungguhnya dua buah kubah itu semula masih berada di tempatnya, namun ketika shalat tadi malam, hatimu sedikit berpaling, sehingga jatuhlah dua kubah itu”.

Rabi’ah al-Adawiyah, pada suatu malam melakukan shalat beberapa rakaat, lalu ia tidur. Dalam tidurnya ia melihat sebatang pohon yang indah subur menghijau, daunya rimbun, ranting-rantingnya kokoh, sangat banyak dan teratur. Buah-buahnya pun tampak begitu lebat. Yang sangat mengherankan adalah bahwa buah-buah tersebut berbentuk buah dada wanita. Pohon itu mengeluarkan sinarnya di waktu siang seperti matahari, dan di waktu malam seperti rembulan. Maka Rabi’ah al-Adawiyah bertanya dalam hati, “Siapakah gerangan pemilik pohon itu”. Lalu terdengarlah jawaban, “Sesungguhnya pohon itu untukmu, sebagai anugerah dari shalatmu tadi malam”. Ia berjalan-jalan di bawah rimbun pohon itu, ketika dia menemukan beberapa buahnya telah jatuh berwarna kuning emas murni, hati Rabi’ah al-Adawiyah berkata, “Alangkah indahnya jika buah-buah yang bagus ini tetap berada di rantingnya dan bergantungan di sana. Sungguh akan terlihat begitu indah”. Lalu terdengarlah suara yang menjawab, “Ketahuilah bahwa sesungguhnya buah-buahan ini semula berada di tempatnya. Namun ketika engkau mengerjakan shalat pikiranmu tergoda oleh pekerjaan dapurmu pada roti yang sedang engkau kukus maka jatuhlah buah-buah itu terlepas dari rantingnya”.

Sumber : MyQuran.org

November 17, 2005

Dua Laut

Filed under: Milis

Ada dua laut di Palestina. Yang satu segar dan banyak ikannya. Tepinya kaya dengan kehijauan. Pohon-pohon menurunkan cabang-cabangnya di atasnya dan juga akarnya yang haus untuk menyerap airnya yang menyembuhkan.

Sungai yordan menjadikan laut ini dengan air pegunungan yang berkilauan. Maka tampak tertawa kalau tertimpa sinar matahari. Dan banyak orang membangun rumahnya dekat sungai ini dan burung membangun sarangnya di pohon dekat sungai ini; dan setiap jenis kehidupan menjadi lebih bahagia berkat sungai ini.

Sungai Yordan mengalir terus ke selatan ke laut lain..

Di laut yang satu ini, tak ada ikan yang berkeriapan, tak ada daun yang melambai, tak ada suara burung berkicau, tak ada tawa ria anak-anak. Para pelancong memilih rute lain, kecuali kalau urusannya mendesak. Udara di atas airnya berat, baik manusia maupun bintang atau unggas takkan minum airnya.

Apa sih yang membuat perbedaan besar di antara kedua laut yang berdekatan ini? Bukan sungai Yordan. Sungai Yordan mengalirkan air yang sama baiknya ke dalam kedua laut ini. Bukan tanahnya; bukan Negara di mana kedua laut ini berada.

Inilah bedanya. Laut Galilea menerima tetapi tidak menahan air dari sungai Yordan. Untuk setiap tetes yang mengalir ke dalamnya, ada setetes yang mengalir ke luar darinya. Memberi dan menerima, berlangsung seimbang.

Laut yang satunya lebih cerdik, menimbun pemasukannya dengan serakah. Sungai ini takkan tergoda oleh dorongan untuk bermurah hati. Setiap tetes yang diterimanya ditahannya.

Laut Galilea memberi dan hidup. Laut yang satunya tidak memberikan apa-apa Namanya laut Mati.

Ada dua tipe orang di dunia. Ada dua laut di Palestina.

Sumber : MyQuran.org

November 16, 2005

Kimia Seks & Jatuh Cinta …

Filed under: Milis

Oleh: DR. Naek L Tobing, Seksolog di Jakarta

Apakah seseorang harus jatuh cinta dulu, baru berhubungan seksual, atau justru hubungan seksual yang membuat seseorang jatuh cinta?

Jangan biarkan dahi Anda terus berkerut. Karena seperti cinta, kimia seks memang menyimpan banyak pertanyaan, dan tentu saja, misteri.

Ayu (bukan nama sebenarnya) baru saja diterima jadi mahasiswi sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jakarta. Sesudah selesai ospek, seorang teman mengundang Ayu ke pesta ulangtahun-nya di sebuah café. Ayu pergi bersama seorang teman yang datang ke lokasi pesta bersama dengan pacarnya. Pacar sang teman kebetulan mengajak serta seorang cowok, sebut saja namanya Anto. Anto kemudian dipasangkan secara mendadak dengan Ayu. Anto sendiri sudah lama mengincar Ayu. Beruntunglah itu ada kesempatan bertemu. Mereka berempat lalu pergi ke café. Di sana mereka berajojing sepuasnya, kemudian berdansa, dan satu saat, berpelukan dengan mesra. Saat itulah, Anto memuji kecantikan Ayu setinggi angit. Ayu juga diagungkan sebagai gadis hebat, pintar, sambil tetap bergoyang-goyang. Anto bahkan memegang tangan Ayu sekali-sekali. Suatu ketika, saat musik melambat, tiba-tiba Anto mencium Ayu. Peristiwa itu terulang berkali-kali.

Ayu tidak mampu menolak, walau alam pikirnya mengatakan tidak boleh! Malam itu juga, Anto mengantar Ayu pulang. Karena sudah larut, orang rumah pun sudah tidur semua, mereka jadi bebas melakukan apa saja, Di daam rumah, sekali lagi mereka berciuman dengan penuh nafsu. Kehangatan itu berlanjut sampai kamar tidur, lalu diakhiri dengan melakukan hubungan seksual. Sama sekali Ayu tidak mampu menolak, karena benar-benar sudah lemas oleh gairah. Bahkan dia bilang, saat itu kondisinya seperti tidak sadar. Satu bulan kemudian, Ayu terlambat haid. Karena takut, Ayu memberi tahu ibunya, yang langsung membawa anak gadisnya itu ke dokter. Benar, Ayu hamil bersamaan dengan hilangnya Anto.

HILANGNYA AKAL SEHAT

* Benar-benar sulit dimengerti, mengapa Ayu begitu gampang tergoda? Padahal Anto adalah pria yang baru saat itu dikenalnya.

Saat mereka berdansa, Ayu tahu mereka tidak boleh berciuman. Namun, mengapa dia seperti tidak memiliki kekuatan untuk menolak, sampai akhirnya terjadi hubungan seksual yang terlarang itu? Nah, itulah yang namanya kimia seks! Wanita menangkap stimulasi seks melalui telinga dan sentuhan di permukaan tubuh.

Saat Anto memuji dan merayu terus-menerus, Ayu sudah merasa bergairah. Ketika tangannya disentuh dan diremas, lalu mereka berciuman, gairah Ayu makin meningkat, sampai-sampai dia merasa tubuhnya seperti lunglai. Itulah hasil dan reaksi kimia seks yang keluar dan otak, bila wanita mendapat stimulasi melaui indera pendengaran (tehnga) dan peraba (sentuhan).

Akibat bekerjanya mekanisme kimia seks itu, tubuh Ayu sampai bergetar karena terangsang. Keluar lubrikasi di vagina, dan keinginan melakukan hubungan seksual tak tertahankan lagi, hingga akhirnya membuatnya tunduk pada nafsu dan kehendak Anto.

Jenis senyawa dalam reaksi kimia seks itu sendiri bermacam-macam, antara lain dopamine, nitric oxide, oxytocine, adrenocorticotropic hormone (ACTH), dan melanocyte-stimulating hormone (MSH). Saat timbul stimulasi seks, senyawa kimia seks tadi keuar memborbardir seluruh jaringan saraf, di permukaan tubuh dan organ-organ seks.

Seluruh permukaan tubuh terasa nikmat. Ketika berpegangan, ujung-ujung jari juga menjadi sensitif terhadap sentuhan seksual, sehingga ikut menangkap kenikmatan. Pembuluh darah di daerah organ seks, seperti pembuluh darah pada penis pria, mengalami dilatasi (pelebaran) sehingga penis membesar dan ereksi.

Pada wanita juga terjadi pelebaran pembuluh darah sehingga organ vagina mengalami pembengkakan (oedem) dan keluarlah cairan lubrikasi. Kadang-kadang otot-otot vagina pun berkontraksi (nyut-nyut). Dalam keadaan seperti ini, manusia akan merasakan kenikmatan luar biasa sampai dapat menghilangkan pikiran sehat.

Seperti pada kasus Ayu, dia tidak sadar bahwa proses kimia seks dalam otaknya sudah bekerja dalam waktu yang cukup lama dan intens. Mulai saat berdansa, sehingga akhirnya dia mengalami gairah luar biasa, sehingga otaknya bagai tidak bekerja lagi. Dia hanya tunduk pada kenikmatan seks yang diberikan Anto kepadanya.

Pada pria, keadaannya kurang lebih sama. Bedanya, indera utama penerima stimulasi seks pria bukan pendengaran (telinga) atau peraba (kulit), tetapi penglihatan (mata). Mata pria sangat cepat dan sensitit terhadap stimulasi seks. Bila seorang pria melihat wanita cantik dengan gerakan bibir menggairahkan, apalagi melihat payudara bergerak-gerak, senyawa kimia seks tadi langsung keluar dari otak dan penis cepat berereksi.

Kadang, melihat pinggul wanita bergoyang saja, lelaki muda sudah bergairah. Istimewa lagi bila melihat paha yang terbuka, lalu terjadi percakapan dan pihak wanita terkesan merayu atau memancing. Ditambah wewangian yang tercium harum, pria bisa langsung terhanyut ke alam antah berantah.

Sekiranya si wanita meminta sesuatu kepadanya, si pria niscaya akan mengabulkannya. Persis seperti kerbau dicucuk hidung. Sekali lagi, yang bekerja di situ adalah proses kimia seks yang menyalurkan impuls ke penis dan permukaan tubuh. Penis mengalami ereksi dan semua permukaan tubuh merasakan nikmat seksual.

BADAN PANAS DINGIN

* Lain lagi kasus yang menimpa Johan (38), lelaki dengan dua anak. Sebelum huru-hara, rumah tangga mereka sungguh sangat berbahagia.

Suatu waktu, ia didatangi seorang sales girl nan cantik jelita. Mulanya, mereka hanya ngobrol. Keduanya cepat akrab.

Cara bicara si wanita seperti mengundang. Akhirnya, Johan mengajaknya makan di restoran sebuah hotel terdekat. Tanpa sadar, tahu-tahu mereka sudah berada di kamar hotel. Pertemuan itu akhirnya berujung pada hubungan seksual.

Satu minggu kemudian, peristiwa serupa terulang dan terulang lagi. Pada pertemuan ke
lima, dengan tenang si wanita memberi tahu bahwa dia terlambat haid.

Saat itulah terbuka informasi, si wanita ternyata seorang janda tanpa anak. Dia bersikukuh ayah si bayi yang dikandungnya anak Johan. Seketika wajah Johan memucat. Dia minta supaya kandungan si wanita itu digugurkan, tetapi pasangan selingkuhnya itu menolak, dengan alasan janin itu darah dagingnya. Dia malah minta dinikahi, agar bisa meneruskan kehamilannya. Sejak pertemuan itu, Johan stres berat.

Si wanita mengancam, bila tidak ada penyelesaian dalam waktu singkat, dia akan melaporkan kasus itu kepada bos Johan di kantor. Juga kepada ketua RT-RW, kepada ketua RT-RW, dan tentu saja, istri Johan. Keruan saja, Johan makin bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dunia bakal kacau balau. Sesudah berulang-ulang dipikirkan, akhirnya Johan menyerah kemudian mengambil keputusan lebih baik memberi tahu istrinya. Apa pun tindakan istri nanti, terserahlah. Dia tidak sanggup lagi melawan wanita itu sendirian. Beruntung, istri Johan, bersedia memaafkannya. Mereka juga bertekad menghadapi persoalan itu bersama-sama.

Runding punya runding, akhirnya si wanita bersedia menerima ganti rugi sejumlah uang. Persoalan pun selesai.

TAK SADAR TERANGSANG

* Dari dua kasus di atas terlihat jelas, adanya godaan singkat membuat kimia seks bekerja, sehingga otak tidak bekerja normal lagi. Risiko pun tidak lagi dihitung-hitung.

Kondisi seperti itu jelas ada bahayanya. Bagi orang-orang muda yang tidak berpengalaman, bertemu dengan orang jahat dan penuh akal, serta mampu mempermainkan kimia seks sungguh berbahaya. Ujung-ujungnya, wanita jadi hamil atau dipermainkan. Sementara pria diperas, tertuar beragam penyakit seksual, dan macam-macam lagi.

Yang menarik, wanita yang bergairah karena rayuan pria atau pria yang tergoda kecantikan wanita, tidak menyadari jika dia sedang bergairah atau terangsang seksual. Yang dirasakan ialah rasa jatuh cinta yang hebat. Tidak bisa lupa siang malam. Sekiranya “korban” menyadari sedang terangsang, besar kemungkinan dia akan menahan diri. Tetapi begitulah, jatuh cinta terasa begitu indah.

Pada orang-orang muda yang belum menikah, jatuh cinta itu bahkan terasa suci. ltulah cinta buta, yang membuat dirinya terjebak bila kebetulan orang yang dicintai ternyata mempunyai niat jahat dan sebenarnya tidak cocok menjadi pasangannya.

Sebaiknya, reaksi kimia seks yang terjadi diimbangi dengan pemikiran sehat, antara lain ada upaya menilai kecocokan serta sifat dan perilaku calon pasangan.

Pada orang-orang muda, inilah permulaan pacaran yang cocok atau perkawinan yang bahagia. Selain orangnya cocok, gairah antarkeduanya juga hebat. Stimulasi seks yang melahirkan semburan proses kimia seks di dalam otak, bekerja maksimal pada permulaan. Lama-kelamaan, bila pertemuan telah sering terjadi, maka biasanya kekuatannya akan menurun dan pikiran akan bekerja normal.

Terjadilah penilaian kembali. Bila cocok, perasaan akan senang. Tetapi bla tidak cocok, timbul penyesalan bahkan percekcokan terus-menerus atau pemutusan hubungan (perceraian).

Demikian juga yang terjadi pada tahap perkawinan, reaksi kimia seks terjadi juga. Namun, makin lama makin sedikit reaksi kimia seksnya.

Bahkan bila suami-istri cekcok atau satu sama lain tidak saling suka lagi, proses kimia seks bisa saja tidak timbul lagi. Seks jadi dingin serta libido tidak ada, sehingga hubungan seksual menjadi jarang sekali. Ada pula pasangan-pasangan yang sudah agak tua dengan libido yang sudah sangat kecil, menyatakan bahwa mereka jadi seperti saudara.

Itu sebabnya, dalam perkawinan, reaksi kimia seks harus diusahakan tetap timbul dalam otak. Caranya sederhana, upayakan stimulasi yang kuat pada pasangan. Istri harus berusaha cantik seperti dulu, waktu suaminya jatuh cinta kepadanya. Suara atau nada bicara, zat-zat yang mengeluarkan wangi harus pas dengan selera suami, sehingga suami sedikit banyak mengeluarkan senyawa kimia seks, lalu bergairah.

Sebaliknya, suami perlu memberi rayuan yang cocok, sentuhan yang menghanyutkan yang bisa membuat istri tetap bergairah. Di samping itu, perlu pula berbagai variasi dalam kontak seksual, suasana, maupun tempat. Dengan demikian diharapkan stimulasi sering diperbaharui, mulai dengan tampilan dan berbagai variasi lainnya.

Bila hal itu bisa dilakukan, maka kehangatan cinta antara suami-istri akan tercapai sampai kakek-nenek.*

Sumber:
Kompas
MyQuran

November 15, 2005

Oh Nooooo… Mood-ku kacau

Filed under: Catatan

Akhir-akhir ini mood-ku terasa kacau. Entah kenapa bisa begitu. Ck… ck… ck…

November 14, 2005

Yang Lalu Biarlah Berlalu

Filed under: Catatan

Barusan aku chat ama seorang sahabatku, dari obrolan kami tadi ada beberapa kalimat yang menyejukkan rasa gundah baik bagiku maupun bagi teman (Insya Allah).

Yang sudah berlalu biarlah berlalu. Ngga usah dicoba dan diulangi lagi seperti dulu. Makanya terkadang susah menerima kembali seseorang yang pernah singgah dihati

Yah memang benar, biarlah kenangan itu menjadi milik masa lalu. Yang terjadi sekarang inilah yang dijalani. Dan tak perlu lah kita terhanyut dalam kenangan masa lalu seseorang null

November 13, 2005

Ucapan-ucapan Idul Fitri Part 5

Filed under: MyQuran.org

Sinar mentari sya’ban telah usai, sucinya Ramadhan telah berakhir. tengadah kepala memohon ampunan Illahi, teringat khilaf dan salah diri. Taqobbalallahu minna waminkum….

Sebelum cahaya padam, sebelum waktu habis, sebalum hidup berakhir, sebelum pintu taubat tertutup, sebelum Ramadhan pergi. Mohon Maaf lahir dan batin.

Erase Message?
No! Wait!!
Cause I want tell something…
‘Met Lebaran
Minal Aidin Walfaidzin
Taqobbalallahuminawaminkum!
Maapin ya…

Knock… Knock…, I’m knocking yuor heart to beg forgiveness, let’s pure our heart in this holy special day. Minal Aidin Walfaidzin, Maaf Lahir Batin…

Idul Fitri…
Kembali telanjang seperti bayi…
saling memaafkan sesama hamba ALLAH baik lisan dan perbuatan yang tdk berkenan maupun janji yang terabaikan… InsyaALLAH kita termasuk golongan yang bersabar…

The rising lunar and the sparkling stars welcome the coming of syawal what holy moment, to forgive ‘n to be forgiven. Minal Aidin Wal faidzin. May ALLAH bless us ^_^

Sebelum cahaya padam, sebelum tengah malam datang, sebelum hidup berakhir, sebelum waktu terhenti, sebelum pintu taubat tertutup, sebelum malaikat naik ke langit, sebelum ramadhan usai, sebelum jaringan operator sibuk, sebelum Idul Fitri tiba, ana mau blg “Taqobbalallahu mina waminkum, Minal Aidin Walfaidzin” Maaf Lahir dan batin

November 12, 2005

[Buku] PS I Love You

Filed under: Buku

Buku ini bagus sekali. Semula aku suka dengan covernya (warna favoritku-biru). Setelah baca isinya, hmmm… romantis. Berkisah tentang seorang istri yang ditinggal mati suaminya. Di saat merasa kehilangan, ia mendapat surat setiap hari.

Ada satu kalimat (pada surat pertama) yang membuatku terkesan yaitu

Ingatlah semua kenangan manis kita, tapi jangan takut menciptakan kenangan-kenangan baru

Nanti deh, Insya Allah dilanjutkan. Mood lagi sangat sangat buruk sekarang. Duh pengen nyebur ke laut aja null

Mengubah Cacian Jadi Kekaguman

Filed under: Milis

MENJADI besar tanpa penderitaan sekaligus cacian orang, itulah kemauan banyak sekali anak muda. Dan kalau memang kehidupan seperti itu ada, tentu ada terlalu banyak manusia yang juga menginginkannya. Sayangnya wajah kehidupan seperti ini tidak pernah ada. Sehingga jadilah cita-cita menjadi besar tanpa penderitaan hanya sebagai khayalan manusia malas yang tidak pernah mencoba.

Ini serupa dengan khayalan seorang sahabat Amerika yang bertanya: kenapa Yesus tidak lahir di Amerika di abad ke-21 ini? Rekan lainnya sesama Amerika menimpali sambil bercanda: memangnya ada wanita Amerika yang masih perawan? Namanya juga canda, tentu tidak disarankan untuk memikirkannya terlalu serius. Apalagi tersinggung. Namun bercanda atau tidak, serius atau sangat serius, kisah-kisah manusia kuat dan terhormat hampir semuanya berisi kisah-kisah penuh cacian sekaligus penderitaan. Sebutlah deretan nama-nama mengagumkan seperti Nelson Mandela, Mahatma Gandhi sampai dengan Dalai Lama. Semuanya dibikin kuat sekaligus terhormat oleh penderitaan.

Mandela menjadi kuat dan terhormat karena puluhan tahun dipenjara, disakiti serta diasingkan. Sekarang, ia tidak saja dihormati dan disegani namun juga menjadi modal demokrasi yang mengagumkan bagi Afrika Selatan. Gandhi besar dan menjulang karena terketuk amat dalam hatinya oleh kesedihan akibat diskriminasi dan penjajahan. Dan yang lebih mengagumkan, tatkala perjuangannya berhasil, ia menolak memetik buah kekuasaan dari hasil perjuangannya yang panjang, lama sekaligus mengancam nyawa.

Dalai Lama apa lagi. Di umur belasan tahun kehilangan kebebasan. Menginjak umur dua puluhan tahun kehilangan negara. Dan sampai sekarang sudah hidup di pengungsian selama tidak kurang dari empat puluh lima tahun. Setiap hari menerima surat sekaligus berita menyedihkan tentang Tibet. Lebih dari itu, negaranya Tibet sampai sekarang kehilangan banyak sekali hal akibat masuknya pemerintah Cina. Namun sebagaimana sudah dicatat rapi oleh sejarah, daftar-daftar kesedihan Dalai Lama ini sudah berbuah teramat banyak. Menerima hadiah nobel perdamaian di tahun 1989. Setiap kali berkunjung ke negara-negara maju disambut lebih meriah dari penyanyi rock yang terkenal. Karya-karyanya mengubah kehidupan demikian banyak orang. Sampai dengan julukan banyak sekali pengagumnya yang menyimpulkan kalau Dalai Lama hanyalah seorang living Buddha.

Hal serupa juga terjadi dengan tokoh wanita mengagumkan bernama Evita Peron. Belum berumur sepuluh tahun keluarganya berantakan karena ayahnya meninggal. Kemudian menyambung kehidupan dengan cara menjadi pembantu rumah tangga. Bosan jadi pembantu kemudian menjadi penyanyi bar. Dan bahkan sempat diisukan miring dalam dunia serba gemerlap ini. Pernikahannya dengan Juan Peron tidak mengakhiri penderitaan, malah menambah panjangnya aliran sungai air mata. Namun kehidupan Evita Peron demikian bercahaya. Tidak saja di Argentina ia bercahaya, di dunia ia juga bercahaya.

Salah satu guru meditasi mengagumkan di Amerika bernama Pema Chodron. Tidak saja bahasanya sederhana, pengungkapan idenya juga mendalam. Namun kekaguman seperti ini juga berawal dari kesedihan mendalam. Sebagaimana yang ia tuturkan dalam When Things Fall Apart, perjalanan kejernihan Pema Chodron mulai dengan sebuah kesedihan yang tidak terduga:

suaminya mengaku jatuh cinta pada wanita lain dan minta segera cerai. Bagi seorang wanita setia, tentu saja ini seperti petir di siang bolong. Namun betapa menyakitkan pun beritanya, hidup harus tetap berjalan.

Dari sinilah ia belajar meditasi dari Chogyam Trungpa. Dan ini juga yang membukakan pintu kehidupan yang mengagumkan belakangan. Sehingga di salah satu bagian buku tadi, Chodron secara jujur mengungkapkan kalau mantan suaminya yang di awal seperti mencampakkan hidupnya, ternyata seorang pembuka pintu kehidupan yang mengagumkan.

Cerita Thich Nhat Hanh lain lagi. Tokoh perdamaian asli Vietnam ini mengalami banyak sekali pengalaman getir ketika perang Vietnam. Kalau soal hampir mati, atau hampir diterjang peluru panas sudah biasa. Namun tatkala membawa misi perdamaian ke Amerika, ternyata pemerintah Vietnam melarangnya kembali ke Vietnam. Dan sejak puluhan tahun yang lalu Thich Nhat Hanh bermukim di Prancis. Dan penderitaan serta kesedihan-kesedihan yang mendalam ini juga yang membuat nama Hanh demikian dikenal dan menjulang. Pernah dinominasikan sebagai pemenang hadiah Nobel perdamaian, dihormati di banyak sekali negara, dan karya-karyanya lebih dari sekadar mengagumkan.

Daftar panjang tokoh-tokoh kuat sekaligus terhormat, yang dibuat besar oleh penderitaan dan cacian orang masih bisa diperpanjang. Namun semua ini sedang membukakan pintu kehidupan yang amat berguna: penderitaan dan cacian orang ternyata sejenis vitamin jiwa yang membuatnya jadi menyala. Ini mirip sekali dengan judul sebuah buku indah yang berbunyi: Pain, the Gift that Nobody Want. Rasa sakit, penderitaan, cacian orang hampir semua manusia tidak menghendakinya. Tidak saja lari jauh-jauh, bahkan sebagian lebih doa manusia memohon agar dijauhkan dari penderitaan, cacian sekaligus rasa sakit.

Namun daftar panjang kisah manusia seperti Dalai Lama, Pema Chodron sampai dengan Thich Nhat Hanh ternyata bertutur berbeda. Hanya manusia-manusia yang penuh kesabaran dan ketabahan untuk tersenyum di tengah cacian dan penderitaan, kemudian jiwanya menyala menerangi kehidupan banyak sekali orang.

Ternyata, penderitaan dan cacian orang - di tangan manusia-manusia sabar dan tabah - bisa menjadi bahan-bahan yang memproduksi kekaguman orang kemudian. Persoalannya kemudian, di tengah-tengah sebagian lebih wajah kehidupan yang serba instant, punyakah kita cukup banyak kesabaran dan ketabahan?

Sumber: Mengubah Cacian Jadi Kekaguman oleh Gede Prama

Previous<<<<< >>>>>> Next

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main