Ilmu Padi

January 16, 2006

Mencontoh Akhlak Rasulullah

Filed under: Milis

Mencontoh Akhlak Rasulullah

Judul buku: Figur Rasulullah Menurut Ulama Salaf
Penulis: Imam At-Tirmidzi
Pentahqiq: Muhammad Nashiruddin al-Albani
Penerjemah: Farid Qurusy
Penerbit: Pustaka As-Sunnah
Cetakan: I, Maret 2005

Suatu hari seorang wanita datang menemui Nabi Muhammad saw dan
mengatakan, ‘’Sesungguhnya aku ada perlu denganmu.'’ Rasulullah
menjawab, ‘’Duduklah di jalan mana saja yang engkau kehendaki di kota
Madinah, niscaya aku akan datang menemuimu.'’ (HR Tirmidzi)

Dalam hadits lain, yang juga diriwayatkan oleh Tirmidzi
disebutkan, ‘’Rasulullah adalah orang yang menjenguk orang sakit,
mengantar jenazah, menunggang keledai, memenuhi panggilan (undangan)
seseorang.'’

Kedua hadits di atas menunjukkan secara jelas tentang sikap rendah
hati Rasulullah saw yang patut diteladani oleh setiap Muslim.
Kehidupan Muhammad, baik semasa belum diangkat menjadi Nabi dan
Rasul, maupun setelah diangkat menjadi Nabi dan Rasul, bertabur
dengan teladan kehidupan yang amat indah, menyentuh, mulia, dan
terhormat. Seperti firman Allah dalam salah satu ayat Alquran, ‘’Dan
tidaklah Kami mengutus engkau, wahai Muhammad, kecuali untuk
memperbaiki akhlak manusia'’, demikianlah Rasulullah telah
memdemonstrasikan akhlak teladan itu dalam seluruh episode
kehidupannya.

Figur Rasulullah — baik menyangkut fisik maupun akhlak Beliau —
dirangkum dalam buku karya Imam Tirmidzi (salah satu imam besar
hadis) yang berjudul Asy-Syamail al-Muhammadiyah yang ditahqiq oleh
seorang ulama besar dan penulis bernama Muhammad Nashiruddin al-
Albani. Buku tersebut diindonesikan oleh Penerbit Pusataka As-Sunnah
dengan judul Figur Rasulullah Menurut Ulama Salaf.

Melalui buku ini, Imam Tirmidzi mengajak setiap Muslim untuk
menyelami makna hidup yang agung bersama Rasulullah. Dalam buku ini
terungkap secara gamblang secara kebaikan akhlak yang terdapat pada
diri Rasulullah. Penulis menegaskan, bahwa Rasulullah adalah figur.
Hidupnya merupakan sebuah simbol, simbol kesederhanaan dan keadilan,
simbol keimanan dan ketakwaan. Seperti firman Allah
SWT, ‘’Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri
tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat)
Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama
Allah.'’

Buku ini diawali dengan menginformasikan bentuk fisik Rasulullah saw,
misalnya bentuk tubuhnya, cap kenabian, rambutnya, uban, dan celak.
Setelah itu, Imam Tirmidzi membeberkan akhlak Rasulullah dalam
kehidupannya sehari-hari, seperti cara berpakaian, cara berjalan,
duduk, bersandar, makan, tertawa, hingga cara tidur. Salah satu
hadits yang diriwayatkan Tirmidzi berbunyi, ‘’Rasulullah tidak pernah
memaki seorang pun, tidak pernah mencela seorang pun, tidak mencari-
cari aib orang lain, dan tidak berbicara kecuali Rasulullah
mengharapkan pahalanya.'’ (hlm 12)

Buku ini perlu dibaca oleh setiap Muslim. Walaupun kita mungkin tidak
akan pernah bisa menyamai Rasulullah dalam hal kebaikan dan
akhlaknya, paling tidak kita bisa berusaha mencontoh dan menerapkan
apa yang kita bisa dalam keseharian kita.

Sumber : buku Islam

<<<<< >>>>>>

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main