Ilmu Padi

February 5, 2006

Merangsang Inspirasi dengan Menajamkan Visi

Filed under: Artikel

Merangsang Inspirasi dengan Menajamkan Visi
January 9th, 2006 oleh tukang_situs

[tips kepenulisan]
Penulis : Mohamad Fauzil Adhim
Sumber : Dunia Kata
Penerbit : DAR! Mizan - Remaja

Apa sih, yang kamu inginkan dari menulis? Apa yang pernah kamu bayangkan tentang tulisanmu? Sebuah perubahan cara pandang? Sebuah peristiwa emosi ketika pembaca diaduk-aduk perasaannya, lalu merenungkan sejenak perjalanan hidupnya? Atau sebuah tulisan yang sekadar menjadi pembunuh waktu luang?

Apa manfaat yang kamu hasratkan dari setiap tulisanmu? Dan, apa manfaat yang ingin sekali kamu berikan kepada pembaca melalui setiap tulisanmu?

Antara lain, inilah pertanyaan-pertanyaan mendasar yang perlu kau jawab untuk merumuskan visi. Seperti kata Philip Kotler, visi merupakan an ideal standard of excellence (standar ideal kesempurnaan) yang ingin kita raih. Ia memberi gambaran ideal dan mendorong kita untuk mencapainya.

Sebagian orang merumuskan visi dengan sangat jelas dan tertulis, sebagian lain berusaha selalu menuliskan, karena dengan ini, kita akan lebih mudah merasakan visi itu setiap kali bertindak, dan sebagian lainnya menghayati sebuah visi yang sangat kuat meskipun tidak menuliskannya dengan jelas. Tiga M, perusahaan yang terkenal dengan produk-produk kantor itu, meraih prestasinya yang cemerlang dengan visi perusahaan dalam bentuk cerita strategis sehingga para karyawan dan pengambil keputusan lebih mudah membayangkan gambaran ideal yang harus diraih.

Apakah visi itu harus kita tulis? Nggak sih. Yang penting, kita bisa merasakan sehingga timpul sense of importance. Kita jadi peka apa pentingnya menulis. Kita juga peka sekali apa yang penting untuk kita tulis, serta bagaimana menuliskannya. Seperti diterangkan oleh Philip Kotler dan kawan-kawannya, visi yang kuat akan membangkitkan kepekaan terhadap tujuan dan arah. Kita peka banget kalau tulisan kita mulai melenceng dari tujuan. Secara perlahan, kita juga akan peka bagaimana tiap-tiap kata memiliki kekuatan yang berbeda untuk mengantarkan kita pada tujuan menulis. Kita jadi lebih peka terhadap lapis-lapis makna dari tulisan kita.

Tidak hanya itu. Visi yang kuat akan menggerakkan kita untuk menulis dengan antusias! Dan, sejarah orang-orang besar — termasuk di dalamnya sejarah penulis-penulis besar — adalah sejarah antusiasme yang luar biasa!

Sumber : flp jepang

<<<<< >>>>>>

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main