Ilmu Padi

March 31, 2006

Mengikat Cinta Pada Tali Allah

Filed under: MyQuran.org

Sahabat-sahabatku yang kucintai karena Allah…

Merupakan kebahagiaan bagi kami untuk terus bergerak bersama kalian semua dalam perjuangan menata kembali taman dunia ini sesuai dengan arsitektur nilai-nilai islam yang indah dan menakjubkan. Ketika membicarakan dakwah ini kita tidak pernah lepas untuk membicarakan iman dan ukhuwah. Karena dua hal inilah yang menjadi syarat keberhasilan dakwah ini…

Setiap kali kita memandang lembaran-lembaran sejarah umat ini, kita melihat bahwa unsur kekuatan, kebaikan, dan kemenangan umat ini adalah hati yang bersatu, ruh yang berpadu, dan jiwa yang bersih…

Rasulullah bersabda," Kalian tidak akan masuk surga, sehingga kalian beriman, dan tidak beriman sampai kalian saling mencintai". Ukhuwah islamiyah adalah sebuah ikatan yang luar biasa. Ia adalah sebuah kenyataan yang hanya dilandasi oleh akidah islam. Tapi, ikatan ini bukanlah hal yang mudah diwujudkan, ia adalah sebuah karunia, cahaya dan nikmat Illahiyah yang dituangkan Allah ke dalam hati hamba NYA yang ikhlas…

Lebih jauh lagi, ukhuwah atau ikatan cinta ini menjadi ciri bahwa seseorang itu beriman atau tidak, karena Rasulullah bersabda, "Tidak beriman seorang dari kamu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri" (HR. Bukhari-Muslim).

Astaghfirullahaladzim…jadi, sebenarnya kita belum bisa dimasukkan kedalam golongan mukminin.

Sahabat-sahabatku yang kucintai karena Allah… Jadi, ternyata ikatan hati itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang yang beriman. Pantas kalau Allah beri balasan yang sangat besar untuk orang-orang yang menjaga ikatan cinta ini.

Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memperkuat ikatan hati ini, kalau Rasulullah memberikan nasihat, dalam beberapa hadits-hadits beliau, kepada kita untuk melakukan hal berikut ini,

1. Nyatakan rasa cintamu.
"Apabila seseorang mencintai saudaranya, hendaklah ia mengutarakan rasa cintanya kepadanya"

2. Saling mendo’akan saudaranya dari jauh.
Rasulullah SAW bersabda,"Tidaklah seorang hamba mukmin yang berdo’a untuk saudaranya dari kejauhan, melainkan malaikat berkata: Dan bagimu seperti itu".

3. Murah senyum kalau bertemu saudaranya. "Dari Abu Dzar Ra, Rasulullah SAW bersabda,"Janganlah kamu meremehkan kebaikan apapun. Dan jika kamu berjumpa saudaramu, maka lepaskan senyuman tanda kegembiraan" (HR. Muslim)

4. Berjabat tangan. "Tidak ada dua orang muslim yang berjumpa lalu berjabat tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah" (HR. Abu Daud dari Barra Ra)

5. Saling mengunjungi saudaranya. Nabi Muhammad SAW bersabda,"Allah SWT berfirman:"Pasti akan mendapatkan cinta-Ku orang-orang yang mencintai karena-Ku, keduanya saling berkunjung karena Aku dan saaling memberi karena Aku"

6. Mengucapkan selamat atasa keberhasilan atau kebahagiaan saudaranya.

7. Memberikan hadiah. Imam Dailami meriwayatkan dari Anas dengan marfu: "Hendaklah saling memberikan hadiah karena hadiah itu dapat mewariskan rasa cinta dan menghilangkan kekotoran hati"

8. Melepaskan kesusahan saudaranya.

9. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya.
"Hak muslim atas muslim lainnya ada enam". Ditanyakan orang: "Apakah itu ya Rasulullah?" Ujar nabi: "Jika bertemu dengannya, hendaklah kau mengucapkan salam, jika diundangnya penuhilah undangannya, jika ia minta nasihat penuhilah nasihat itu, jika ia mengucapkan Alhamdulillah sewaktu bersin, sambutlah olehmu dengan Yarhamukallah, jika ia sakit jenguklah dan jika ia meninggal iringkanlah jenazahnya!" (HR. Bukhari dan Muslim).

March 30, 2006

1 dari 7 wanita

Filed under: MyQuran.org
Cerita ini hanya mengada-ngada dan belum tentu kebenarannya tetapi klo kita mau merenungkannya lebih dalam bahwa cerita ini sedang berlaku disekitar kita.

Alkisah menceritakan ; Ada tujuh pangeran dan seorang alim yang mempunyai seorang anak gadis yang sangat cantik jelita yang baik akhlak dan budi pekertinya. Suatu ketika tujuh pangeran mendengar bahwa didaerah tersebut ada seorang alim yang mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik nan rupawan, maka datanglah satu persatu pangeran tersebut untuk meminang anak seorang alim tersebut. Dan seorang alim tersebut megiiyakan (menerima maksud) setiap pangeran yang datang kepadanya untuk meminang anaknya dikarenakan seorang alim tersebut merasa tidak enak untuk menolak setiap maksud yang di lontarkan oleh ketujuh pangeran tersebut karena takut kalo pangeran tersebut kecewa apabila ia tolak makanya orang alim tersebut menerima setiap permohonan atau maksud setiap pangeran tersebut. Padahal seorang alim tersebut sangat kebingungan bahwa anaknya yang ia miliki cuman satu2nya akan tetapi yang meminta untuk meminangnya ada tujuh orang.
Maka memohonlah seorang alim tersebut kepada Allah S.W.T memohon untuk diberikaqn petunjuk kepadanya.
Maka Allah pun mengabulkan do’anya dan memberi petunjuk kepada orang alim tersebut. Didalam petunjuknya ketika orang alim tersebut melihat kuda,maka kuda tersebut menjadi anaknya dan melihat kucing menjadi anaknya juga, melihat seekor anjing juga sama menjadi anaknya , sampai genaplah tujuh apa yang dilihat seorang alim itu menjadi anaknya semua .
dan ketika waktunya telah sampai untuk dinikahkan kepada ke 7 pangeran, maka pangeran tersebut membawa satu persatu anak dari seorang alim tersebut kenegaranya masing2.
Singkat cerita setelah satu tahun kemudian orang alim tersebut ingin menengok anaknya yanag sangat ia sayangi itu. ketika seorang alim datang ketempat salah satu pangeran, orang alim tsb menanyakan bagaimanakah keadaan istrinya?kepada pangeran tsb, maka pangeran itu menjawab istri saya selalu menendang-nendang kakinya. Maka orang alim itu berpikir dalam hatinya bahwa itu adalah anak saya yang jelmaan dari kuda. :ktawa:
dan terus orang alimitu melanjutkan untuk menegok ke anaknya yang kedua dan mempertanyakan tentang keadaannya.
"wahai pangeran bagaimanakah keadaan istri kamu" maka pangeran itupun menjawab istri saya selalu mencakar2 tubuh saya. dan orang org alim itu pun berfikir lagi dalam hatinya ooohh itu adalah anak saya yang jelmaan dari kucing. :ktawa:
berlanjut ke pangeran yang ketiga orang alim itu menanyakan kabar istrinya juga dan pangeran yang ketiga pun menjawab " … istri saya selalu ber mengendus2 dan menggonggong terus.. dan seorang alimpun tertawa dalam hatinya ohh itu berari anak saya yang sewaktu saya lihat menjelma menjadi anakku. :ktawa: dan terus begitu sampai keenam anaknya yang jelmaan dari binatang dan yang terakhir seorang alim tersebut menanyakan kepada pangeran yang terakhir tentang kabar istrinya dan pangeran itu pun menjawab bahwa istri saya sangat berbakti kepada suami dan selalu menjalankan tugas nya sebagai seorang istri yang shalehah.
maka orang alim itu berfikir lagi dalam hatinya bahwa ini lah anak saya yang asli bukan jelmaan binatang.

dari cerita diatas kita ambil hikmahnya jangan sampai kita salah jalan untuk mencari calon istri/suami.carilah yang benar2 shaleh/shaleha.

 
Sumber : MyQuran.org 

March 29, 2006

Undangan Menuju Surga

Filed under: MyQuran.org

Undangan Menuju Surga

1.Apakah Anda ingin merasa dekat dari Allah Azza wa Jalla?
-Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Keadaan terdekat yang dimiliki oleh seorang hamba dari Rabbnya adalah ketika ia dalam keadaan sujud,maka perbanyaklah (didalamnya) do’a."(HR.Muslim)

2.Apakah Anda ingin mendapatkan pahala ibadah haji bersama Rosulullah?
-Beliau Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Umrah di bulan ramadan setimpal (pahalanya) dengan haji atau haji bersamaku."(HR.Muttafaqun Alaihi)

3.Apakah Anda ingin sebuah rumah disurga?
-Rosulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang membangun masjid karena Allah,maka Allah akan membangun baginya semisalnya disurga."(HR.Muslim)

4.Apakah Anda ingin mendapatkan keridhaan Allah Azza wa Jalla?
-Rosulullah SWA bersabda:’Sesungguhnya Allah akan ridha terhadap seorang hamba yang makan sebuah makanan kemudian ia memuji-Nya atas makanan tersebut,dan meminum minuman kemudian ia memuji-Nya atas minuman tersebut."(HR.Muslim)

5.Apakah Anda ingin dikabulkan do’a?
-Rosulullah SAW bersabda:"Do’a yang tidak akan ditolak adalah do’a di antara adzan dan iqomah."(HR.Abu Dawud)

6.Apakah Anda inginmendapatkan pahala shaum sepanjang tahun?
-Rosulullah SAW bersabda:"Shaum 3 hari dari setiap bulan,(pahalanya seperti shaum sepanjang masa."(HR.Muttafaqun Alaihi)

7.Apakah Anda ingin memiliki kebaikan seperti gunung?
-Rosulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sehingga ia mensholatkannya,maka baginya satu pundi pahala.Dan barang siapa yang menyaksikannya hingga dikuburkannya,maka baginya dua pundi pahala."
Dikatakan:seperti apakah dua pundi itu?
Beliau menjawab:"seperti dua gunung yang besar."(HR.Muttafaqun Alaihi)

 
Sumber : MyQuran.org 

March 28, 2006

Janji Bertemu Di Surga…..

Filed under: MyQuran.org

Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ bin Amr An-Nakha’i, ia berkata:
‘’Adalah di Kufah terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani Na-Nakha’. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dijodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar.

Si wanita -akhirnya- mengirim pesan lewat seorang untuk si pemuda, bunyinya, ‘Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku’. Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, ‘Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu:

‘’Sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar.'’ (Yunus: 15)

Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.’

Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata: ‘’Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertakwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu.'’ Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu kepada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan perasaan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan si pemuda itu seringkali berziarah ke kuburannya, dia menangis dan mendo’akannya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburannya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya: ‘’Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?'’

Dia menjawab: ‘’Sebaik-baik cinta - wahai orang yang bertanya - adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat menggiring menuju kebaikan'’.

Pemuda itu bertanya: ‘’Jika demikian, kemanakah kau menuju?'’

Dia jawab: ‘’Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak.'’

Pemuda itu berkata: ‘’Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu.'’ Dia jawab: ‘’Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku minta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah subhanahu wa ta’ala) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah.'’

Si Pemuda bertanya: ‘’Kapan aku bisa melihatmu?'’ Jawab si wanita: ‘’Tak lama lagi kau akan datang melihat kami.'’ Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadirat-Nya, meninggal dunia.

Sumber: Kisah-Kisah Nyata Tentang Nabi, Rasul, Sahabat, Tabi’in, Orang-orang Dulu dan Sekarang, Syaikh Ibrahim bin Abdullah Al-Hazimi, Darul Haq

MyQuran.org 

March 27, 2006

Aku Musa, Engkau Fir’aun

Filed under: Catatan, Buku

Judul : Aku Musa Engkau Fir’aun (Aulad Haratina episode Jabal)
Pengarang : Najib Mahfouz
Penerbit : Tarawang
Cetakan : I, September 2000
Tebal : viii+192 halaman

Beli buku ini karena beberapa alasan. Yang pertama adalah karena pengarangnya yaitu Naguib (Najib) Mahfouz, merupakan salah satu penulis favoritku. Dan alasan yang kedua adalah karena tertarik dengan review pada sampul belakangnya, yang mengatakan bahwa novel ini sempat dilarang penerbitannya oleh Universitas Al-Azhar Kairo-Mesir.

Novel ini akhirnya diterbitkan oleh Daarul-Adab di Beirut dan dalam setahun (yaitu pada tahun 1985) mengalami cetak ulang sebanyak lima kali. Aulad Haratina sempat dicekal karena jalinan ceritanya yang mirip dengan kisah para Nabi.

Aku musa, Engkau Fir’aun adalah episode ke dua dari Novel panjang Aulad Haratina. Aulad Haratina diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Philip Steward dengan judul The Children of Our Quarter pada tahun 1981. Ada 5 judul dalam novel panjang ini, yaitu Adham, Jabal, Irfah, Rifa’ah dan Qasim.

Meski tidak membaca kisah ini dari awal (Adham), tapi tidak terlalu susah mengikuti jalan ceritanya.

Membaca novel ini, mengingatkan aku pada kisah Nabi Musa. Sangat mirip. Dengan tokoh utama yang bernama Jabal, seorang pemuda dari suku Hamdan yang miskin dan terpinggir. Jabal diasuh oleh keluarga Al-Afandi yang kaya raya.

Meskipun hidup dalam kemewahan, tetapi Jabal tidak melupakan asal usulnya. Ia tidak tahan dengan perlakuan Al-Afandi yang sewenang-wenang terhadap Hamdan. Ia pun akhirnya meninggalkan rumah karena merasa batinnya terusik melihat Klan Hamdan "diinjak-injak" oleh Al-Afandi.

Jabal memutuskan tinggal bersama klan Hamdan. Tetapi suatu hari, secara tidak sengaja Jabal membunuh orang karena ingin menyelamatkan seorang pemuda. Atas persetujuan Hamdan, akhirnya Jabal pun pergi meninggalkan desa.

Jabal pun menggembara dan bertemu dengan Al-Balqity seorang pawang ular. Ia menikah dengan putri kedua Al-Balqity. Tetapi kenangan akan klan Hamdan yang tertindas membuat hati Jabal tidak tenang. Ia lalu memutuskan kembali ke desanya untuk menuntut keadilan.

Menurutku, novel ini sangat bagus. Terjemahannya pun enak dibaca. Sekarang jadi penasaran dengan kelanjutan kisah Aulad Haratina. Naguib Mahfouz memang pengarang yang top deh. Two thumbs for him.

March 26, 2006

Akhirnya Daftar IMB

Filed under: Catatan

Setelah sekian lama punya blog, akhirnya daftar juga jadi member IMB hihihi…. kenapa baru sekarang tertarik daftar?? Yah… itu siy karena iseng aja. Abis hari ini ngga ada kegiatan siy. Jadinya iseng2 daftar  Diapprove apa ga, wah ga tau deh. Namanya juga iseng. Diapprove ya Alhamdulillah, ngga juga ga apa2

Sebenarnya banyak teman yang nanyain, udah join IMB apa belom. Hehehehe… kubilang aja belum. Lalu ditanya kenapa ngga join. Hihihihi… ya belum waktunya join aja. Emang harus pake alasan githu kalo ga pengen join 

Karena merasa risih ditagih mulu, akhirnya daptar deh Tinggal nunggu diapprove aja. Hayoo… buat teman2 yang suka nodong join IMB, Oryza udah daptar loh. Jangan ditodong lagi yak Sebenarnya masih ga paham siy, utk apa daptar. Jadi jangan tanya alasannya kenapa pengen join. Toh waktu ngisi datanya juga asal aja (maap2 kalo alamatnya ngga ditulis dengan jelas )

Buat Tim IMB yang mau mampir ke sini, selamat datang Kalo pengen teh ama gorengan, silakan ambil ndiri di warung sebelah yak (jangan lupa bayar loh)

March 25, 2006

Saudariku, kembalilah ke rumah…

Filed under: Religi
Sungguh merupakan musibah besar yang melanda umat Islam tatkala kaum muslimah keluar dari rumahnya dalam keadaan berpakaian tetapi telanjang. Padahal Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan bahwa perempuan-perempuan semacam itu tidak akan mencium bau surga. Beliau bersabda, “Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya…(salah satunya) para wanita yang berpakaian tapi telanjang dan berlenggak-lenggok. Rambut kepala mereka seperti punuk unta, mereka itu tidak akan mendapatkan baunya surga padahal bau surga itu bisa tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.”(HR.Muslim). Saudariku, kalau engkau masih mau mendengar nasihat Nabimu maka kenakanlah jilbabmu dengan benar!!.
 
Mengekor barat
Memang sejak jauh hari Nabi telah memperingatkan bahwa akan ada diantara umat ini yang mengikuti budaya orang-orang terdahulu dari kalangan Yahudi dan Nasrani. Imam Bukhori telah mencatat sabda Beliau, “Sungguh kalian benar-benar akan mengikuti gaya hidup orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta sampai-sampai seandainya mereka masuk ke dalam lubang dhobb (sejenis biawak) niscaya ada di antara kalian yang ikut masuk pula ke dalamnya.
 
Lihatlah wanita-wanita muslimah di sekeliling kita, bukankah selama ini sebagian besar dari mereka menjadi korban budaya barat yang kafir itu?. Hampir segalanya mereka tiru; mulai dari cara berpakaian, cara berinteraksi dengan lawan jenis, bahkan sampai pola pikir yang hedonis (mencari kesenangan dunia semata) dan ujung akhirnya mereka turut bercampur baur dengan kaum lelaki di kantor-kantor, di parlemen dan restoran-restoran. Kini terbuktilah perkataan Nabi yang mulia, dan sungguh sangat ironi tatkala mereka melakukan ini semua dengan bertameng emansipasi yang digembor-gemborkan oleh barat.
 
Ikutilah jejak ibunda
Duhai saudariku, andaikata apa yang kalian lakukan ini dengan bercampur baur bersama kaum pria di pemerintahan, di kantor-kantor adalah kemaslahatan untuk kaum muslimah tentulah para isteri Nabi dahulu adalah orang pertama yang melakukan perbuatan sebagaimana yang kalian lakukan sekarang ini? Lalu mengapa kalian melakukan apa yang tidak mereka lakukan? Apakah kalian merasa lebih cerdas dari ibunda ‘Aisyah yang menyadari kesalahannya tatkala berani memimpin pasukan ketika terjadi perang Jamal?. Beliau benar-benar menyesal karena melalaikan sebuah sabda Rosululloh, “Tidak akan pernah beruntung kaum manapun yang menyerahkan urusan mereka kepada perempuan” (HR. Bukhori). Cobalah bandingkan dengan sebagian kaum muslimah dewasa ini yang dengan bangga memamerkan auratnya di layar kaca yang ditonton oleh ribuan pasang mata! Atau mereka yang dengan berapi-api berteriak-teriak berdemo di jalan-jalan dengan dalih untuk membela hak kaum muslimin, dan lebih lucunya lagi berdalil dengan perbuatan Aisyah yang telah disesali tersebut. Atau mereka yang berkoar-koar di atas mimbar demi mendapatkan kursi DPR serta rela bercampur baur dengan lelaki yang bukan mahromnya. Allohu akbar!!, hanya kepada-Nya lah kami mohon pertolongan.
 
Kembalilah ke istanamu
Seorang muslimah yang sholihah yang senantiasa menjaga dirinya, memiliki rasa malu dan memelihara kehormatannya itulah yang dipuji oleh syari’at. Dengan aktivitasnya mengurus rumah dan membekali dirinya dengan ilmu syar’i atau mendidik anak-anak maka dengan demikian ia telah turut serta berusaha mewujudkan masyarakat islami. Melalui tangan-tangan dan didikan merekalah akan terlahir pemuda-pemudi yang berbakti kepada Alloh dan Rosul-Nya. Namun sayang sekali betapa sedikitnya wanita semacam ini.
 
[Ari Abu Mushlih]
Sumber : muslim.or.id 

March 24, 2006

Resume Belanja Buku Bulan Maret

Filed under: Catatan, Buku

Bulan Maret ini, Oryza "main" ke toko buku sebanyak 4 kali yaitu pada tanggal 2, 15, 16, dan 23 Maret. Berikut ini adalah daftar "dosa" (buku yang dibeli) itu

  • The Amber Room
  • The Crystal Garden
  • Norwegian Wood
  • Liu Hulan
  • Mechanical Cat
  • Kantor Detektif Wanita no. 1
  •  Lajja
  • Jatuhnya sang Imam
  • Aku Musa Engkau Firaun
  • Harafisy
  • Pilar
  • Jeritan Lirih
  • Fateless
  • Mandy (Misteri bunga Magnolia)
  • Kisah Klan Otori 1
  • Kisah Klan Otori 2
  • Dyah Pitaloka
  • Narnia 1
  • Narnia 2
  • Narnia 3
  • Narnia 4
  • Narnia 5
  • Narnia 6
  • Narnia 7
  • The Lone Samurai
  • The Zahir
  • Sang guru Piano
  • The life of Pi
  • Unfortunate event 6
  • Unfortunate event 7
  • Unfortunate event 8
Hah??? Kapan bacanya???

March 23, 2006

Belanja Buku Bulan Maret part 4

Filed under: Catatan, Buku

Duh…. lagi lagi deh…. ke toko buku lagi Berikut ini daftar belanja buku hari ini

  • Sang guru Piano
  • The life of Pi
  • Unfortunate event 6
  • Unfortunate event 7
  • Unfortunate event 8
Cuma 5 buku koq

March 22, 2006

Belain Ibu

Filed under: Song for Today

By Hijjaz 

Tertanam naluri keibuan amat mendalam
Di jiwa insan yang mendambakan kebahagiaan
Oh… ibu

Di bahumu tergalas beban
Perjalananmu penuh rintangan
Kau titipkan kasih sayang
Sejujur pengorbanan
Tak ku nafikan

Di saat kita berjauhan
Rasa ingin ku berlari
Mendakapimu penuh girang
Bak si kecil kehilangan

Kau insan penyayang
Betapa ku merindu
Lembutnya belaian ibu
Membuatku terlena

Di wajah terlukis tenang
Debar di dada kau rahsiakan
Ku pastikan dikau aman
Dikurnia sejahtera
Tak ku lupakan

Di saat kita berjauhan
Rasa ingin ku berlari
Mendakapimu penuh girang
Bak si kecil kehilangan

Tiada aku tanpa ibu
Hanya (kau) satu didunia
Bertakhta dikau dijiwaku
Kau lah ibu yang tercinta

Kau insan pengasih
Betapa aku mengharap
Hadirnya restumu ibu
Membawaku ke syurga

Bersemi belaian kasih sayang nan berpanjangan
Darimu insan yang mendoakan kebahagiaan anak-anakmu
Oh…. Ibu

<<<<< >>>>>> Next

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main