Mengikat Cinta Pada Tali Allah
Sahabat-sahabatku yang kucintai karena Allah…
Merupakan kebahagiaan bagi kami untuk terus bergerak bersama kalian semua dalam perjuangan menata kembali taman dunia ini sesuai dengan arsitektur nilai-nilai islam yang indah dan menakjubkan. Ketika membicarakan dakwah ini kita tidak pernah lepas untuk membicarakan iman dan ukhuwah. Karena dua hal inilah yang menjadi syarat keberhasilan dakwah ini…
Setiap kali kita memandang lembaran-lembaran sejarah umat ini, kita melihat bahwa unsur kekuatan, kebaikan, dan kemenangan umat ini adalah hati yang bersatu, ruh yang berpadu, dan jiwa yang bersih…
Rasulullah bersabda," Kalian tidak akan masuk surga, sehingga kalian beriman, dan tidak beriman sampai kalian saling mencintai". Ukhuwah islamiyah adalah sebuah ikatan yang luar biasa. Ia adalah sebuah kenyataan yang hanya dilandasi oleh akidah islam. Tapi, ikatan ini bukanlah hal yang mudah diwujudkan, ia adalah sebuah karunia, cahaya dan nikmat Illahiyah yang dituangkan Allah ke dalam hati hamba NYA yang ikhlas…
Lebih jauh lagi, ukhuwah atau ikatan cinta ini menjadi ciri bahwa seseorang itu beriman atau tidak, karena Rasulullah bersabda, "Tidak beriman seorang dari kamu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri" (HR. Bukhari-Muslim).
Astaghfirullahaladzim…jadi, sebenarnya kita belum bisa dimasukkan kedalam golongan mukminin.
Sahabat-sahabatku yang kucintai karena Allah… Jadi, ternyata ikatan hati itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang yang beriman. Pantas kalau Allah beri balasan yang sangat besar untuk orang-orang yang menjaga ikatan cinta ini.
Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memperkuat ikatan hati ini, kalau Rasulullah memberikan nasihat, dalam beberapa hadits-hadits beliau, kepada kita untuk melakukan hal berikut ini,
1. Nyatakan rasa cintamu.
"Apabila seseorang mencintai saudaranya, hendaklah ia mengutarakan rasa cintanya kepadanya"
2. Saling mendo’akan saudaranya dari jauh.
Rasulullah SAW bersabda,"Tidaklah seorang hamba mukmin yang berdo’a untuk saudaranya dari kejauhan, melainkan malaikat berkata: Dan bagimu seperti itu".
3. Murah senyum kalau bertemu saudaranya. "Dari Abu Dzar Ra, Rasulullah SAW bersabda,"Janganlah kamu meremehkan kebaikan apapun. Dan jika kamu berjumpa saudaramu, maka lepaskan senyuman tanda kegembiraan" (HR. Muslim)
4. Berjabat tangan. "Tidak ada dua orang muslim yang berjumpa lalu berjabat tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah" (HR. Abu Daud dari Barra Ra)
5. Saling mengunjungi saudaranya. Nabi Muhammad SAW bersabda,"Allah SWT berfirman:"Pasti akan mendapatkan cinta-Ku orang-orang yang mencintai karena-Ku, keduanya saling berkunjung karena Aku dan saaling memberi karena Aku"
6. Mengucapkan selamat atasa keberhasilan atau kebahagiaan saudaranya.
7. Memberikan hadiah. Imam Dailami meriwayatkan dari Anas dengan marfu: "Hendaklah saling memberikan hadiah karena hadiah itu dapat mewariskan rasa cinta dan menghilangkan kekotoran hati"
8. Melepaskan kesusahan saudaranya.
9. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya.
"Hak muslim atas muslim lainnya ada enam". Ditanyakan orang: "Apakah itu ya Rasulullah?" Ujar nabi: "Jika bertemu dengannya, hendaklah kau mengucapkan salam, jika diundangnya penuhilah undangannya, jika ia minta nasihat penuhilah nasihat itu, jika ia mengucapkan Alhamdulillah sewaktu bersin, sambutlah olehmu dengan Yarhamukallah, jika ia sakit jenguklah dan jika ia meninggal iringkanlah jenazahnya!" (HR. Bukhari dan Muslim).
