Perang Troya (lanjutan)
TErnyata tidak mudah untuk sampai di Troy, pasukan Yunani mendarat pertamakali di Mysia. Menurut Herodotus, orang-orang Yunani menganggap bahwa Helen diculik oleh orang-orang Teuthranians, sehingga walaupun orang Teuthranians menyangkal, tetap saja pasukan Yunani menduduki kota mereka.
Yunani berhasil, tetapi tetap saja mereka menderita kerugian yang cukup besar oleh perlawanan Telephus, raja Teuthranians, dan akhirnya, tetap tidak menemukan Helen. Telephus, dalam perang tersebut dilukai oleh Achilles.
Karena tidak tahu harus kemana lagi, orang yunani pun kembali ke yunani.
Perang Troya mungkin tidak terjadi kalau saja Telephus tidak pergi ke Yunani dengan harapan menyembuhkan luka-lukanya.
Telephus mendapat ramalan bahwa dia hanya bisa disembuhkan oleh orang yang melukainya, yaitu Achilles. Achilles pun setuju, lalu Telephus memberitahu orang Yunani bagaimana caranya mencapai Troy.
Odysseus, yang dikenal karena keluwesannya, dan Menelaus, dikirim sebagai duta ke Priam. Mereka meminta Helen dan harta yang dicuri agar dikembalikan. Priam menolah, lalu Odysseus dan Menelaus kembali ke armada kapal Yunani dan mengumumkan bahwa perang tak dapat dihindarkan.
Selama sembilan tahun, perang terjadi di Troy dan juga di daerah-daerah sekitar Troy. Orang yunani menyadari bahwa Troy dipasok oleh kerajaan2 di sekitarnya, sehingga Yunani juga menaklukkan kerajaan2 tersebut.
Selain menghancurkan perekonomian Troy, pertempuran ini juga memberikan kepada Yunani banyak keuntungan, seperti supplai, dan juga wanita.
Yunani memenangkan banyak pertempuran, dan pahlawan Troya, Hector, gugur, demikian juga dengan sekutu Troy, Penthesilea. Namun demikian, tetap saja pasukan Yunani tidak dapat menembus dinding pelindung kota Troya.
Patroclus terbunuh, dan tak lama kemudian, Achilles dibunuh oleh Paris.
Helenus, anak raja Priam, ditangkap oleh Odysseus. Seorang peramal, kata Helenus, mengakatan bahwa Troy tidak akan jatuh ketangan pasukan Yunani kecuali :
a) Pyrrhus, anak Achilles, ikut bertempur,
b) Busur dan anak panak milik Hercules digunakan oleh pasukan Yunani untuk melawan pasukan Troya,
c) Kerangka Pelops, pahlawan Eleian yang terkenal, dibawa ke Troy, dan
d) Palladium, patung Athena, dicuri dari Troy.
Phoenix membujuk Pyrrhus untuk berperang. Philoctetes mendapatkan busur dan anak panah milik Hercules, tetapi dia ditinggalkan oleh pasukan Yunani di Lemnos karena dia digigit ular dan lukanya berbau tak sedap.
Philoctetes mulanya menolak, tetapi berhasil dibujuk untuk bergabung dengan pasukan Yunani.
Kerangka Pelops diperoleh dan Odysseus menyusup ke pertahanan pasukan Troya dan mencuri Palladium.
Odysseus yang pintar (ada yang bilang dia dibantu oleh Athena), berusaha mencari cara untuk masuk ke kota Troy, lalu ia memerintahkan untuk membuat sebuah kuda kayu raksasa. Di dalamnya haruslah ada ruang kosong, sehingga bisa digunakan untuk menyembunyikan tentara.
Epeius yang membuat patung kuda kayu tersebut, dan begitu selesai, sejumlah tentara Yunani masuk ke dalamnya, termasuk Odysseus. Lalu seluruh armada kapal Yunani berpura-pura meninggalkan pantai Troya.
Seorang prajurit, Sinon, ditinggalkan. Saat orang Troya datang mengagumi patung kuda tersebut, Sinon berpura-pura marah pada orang Yunani dan mengatakan bahwa dia ditinggalkan mereka. Dia meyakinkan orang Troya bahwa patung kuda tersebut aman dan akan membawa keberuntungan pada kerajaan Troy.
Hanya dua orang, Laocoon dan Cassandra, yang menentang membawa patung tersebut ke dalam kota, tetapi perkataan mereka diabaikan. Orang-orang Troya merayakan apa yang mereka kira sebagai kemenangan, dan membawa patung kuda tersebut ke dalam kota.
Malam itu, setelah hampir seluruh penduduk Troy tertidur ataupun mabuk, Sinon mengeluarkan prajurit Yunani dari dalam kuda, dan mereka pun membantai orang-orang Troya. Priam dibunuh sewaktu dia menuju altar Zeus dan Cassandra diturunkan dari patung Athena dan diperkosa.
Setelah perang, Polyxena, anak perempuan Priam, dikorbankan di kuburan Achilles and Astyanax, anak Hector, juga dikorbankan, menandai berakhirnya perang.
Aeneas, seorang pangeran Troy, berhasil lari dari
pembantaian. (kisahnya diceritakan dalam epic Aeneid karya Virgil)
Banyak yang mengatakan bahwa Aeneas adalah satu-satunya pangeran Troya yang selamat, tetapi pernyataan ini bertentangan dengan cerita bahwa Andromache menikah dengan Helenus, saudara kembar Cassandra, setelah perang berakhir.
Menelaus, yang telah berniat untuk membunuh istrinya yang tak setia, akhirnya terbujuk oleh kecantikan dan rayuan Helen, sehingga dia membiarkan Helen tetap hidup.
-selesai-
Sumber : Kobo-thbb
