Ilmu Padi

April 30, 2006

Rak Buku

Filed under: Catatan

Ini foto rak buku di rumahku. Sebenarnya masih banyak buku yang disimpan di kardus karena ngga kebagian tempat. Pengennya siy semua buku tertata rapi di rak (keinginan terpendam… pengen punya private library di rumah). Sayangnya, situasi dan kondisi kurang mendukung. hiks… emoticon
NoeL geleng-geleng kepala waktu aku tunjukin foto ini emoticon. Wew… ini baru 1 rak loh, yang di kardus masih banyak karena ngga kebagian tempat. Sudah hampir penuh begini, tapi masih pengen beli buku lagi emoticon.

 

 

Kayaknya perlu ditata ulang deh. Tar aja deh kalau ngga males emoticon (Tapi…. si NoeL yakin kalau rak buku ini ga bakal tertata rapi sampai kapanpun. Hiks…. jahat deh emoticon tapi bener juga siy emoticon)

Oh iya, kemarin malam NoeL nunjukin design-designnya. Keren banget. Tapi sayangnya dia ngga kasih ijin waktu aku minta gambar designnya dipublish di blog-ku. Padahal design-nya keren loh. Sempat juga dia jelasin bentuk-bentuk ubin/lantai rumah. Tentu saja, seperti biasa….. aku ngga ngerti maksudnya emoticon. Btw, NoeL ga punya blog & benci blog emoticon

April 29, 2006

Kamarnya Maniak Komputer/Internet

Filed under: Internet

emoticon emoticon Huehehehehe….. emoticon

April 28, 2006

SMS dari Deka

Filed under: Catatan

Pagi ini nyalain hp n dapat sms dari deka. Sebenarnya siy dikirim kemarin pagi. Berhubung aku lupa nyalain hp, jadi hari ini baru dibaca. Ini dia sms-nya

met pagi bpk ibu saudara/i sekalian.deka mau ngasih tau bahwa ini no hpku yg baru.karena yg kemarin keblokir…hehe.disimpen ya.thanks

Sender
+62856********

Wah deka ada aja. Setelah menghilang sekian lama akhirnya muncul kembali  

April 27, 2006

Sunset Dari Jendela Kamarku

Filed under: Catatan

Tadi sore aku tercengang dengan pemandangan sunset yang terlihat jelas dari jendela kamarku. Langit bersemburat kemerah-merahan. Selama ini memang tidak pernah memperhatikan hal yang menakjubkan seperti ini. Subhanallah… benar-benar indah sekali. Langsung saja kuambil kameraku dan mengabadikan pemandangan anugerah Allah swt ini.

 

Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan, menjelaskan tanda-tanda, supaya kamu meyakini pertemuan dengan Tuhanmu. — QS. Ar Ra’d (13) ayat 2 –

Foto sunset dari kamarku ini sempat kutunjukkan pada NoeL. Tapi NoeL malah membahas jendelaku, baik dari segi ukuran, bentuk, dan apa gitu lupa. Huh… Dasar orang arsitek. Taunya bentuk bangunan doang plus analisisnya mengenai posisi kamar yang mendapat sinar matahari cukup banyak.

Hmm… mungkin foto sunset-nya kurang jelas ya? Kalau dipikir-pikir, jendelanya memang sangat mendominasi. Ini foto jendela atau foto sunset ya?

April 26, 2006

Ganti Kulit Blog

Filed under: Catatan

Waduh…. semalaman utak-atik kulitnya blog. Masih belum beres juga. Hiks…. nanti lanjut lagi. skrg bobo dulu

April 25, 2006

Kenapa Harus Menikah?

Filed under: Religi

Berikut beberapa alasan mengapa harus menikah, semoga bisa memotivasi kaum muslimin untuk memeriahkan dunia dengan nikah.

1. Melengkapi agamanya “Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi. (HR. Thabrani dan Hakim).

2. Menjaga kehormatan diri “Wahai para pemuda! Barang siapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih mudah menundukkan pandangan dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya. (HSR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasaiy, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).

3. Senda guraunya suami-istri bukanlah perbuatan sia-sia “Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (Buku Adab Az Zifaf Al Albani hal 245; Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 309). Hidup berkeluarga merupakan ladang meraih pahala

4. Bersetubuh dengan istri termasuk sedekah Pernah ada beberapa shahabat Nabi SAW berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong pahala. Mereka bisa shalat sebagaimana kami shalat; mereka bisa berpuasa sebagaimana kami berpuasa; bahkan mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” Beliau bersabda, “Bukankah Allah telah memberikan kepada kalian sesuatu yang bisa kalian sedekahkan? Pada tiap-tiap ucapan tasbih terdapat sedekah; (pada tiap-tiap ucapan takbir terdapat sedekah; pada tiap-tiap ucapan tahlil terdapat sedekah; pada tiap-tiap ucapan tahmid terdapat sedekah); memerintahkan perbuatan baik adalah sedekah; mencegah perbuatan munkar adalah sedekah; dan kalian bersetubuh dengan istri pun sedekah.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, kok bisa salah seorang dari kami melampiaskan syahwatnya akan mendapatkan pahala?” Beliau menjawab, “Bagaimana menurut kalian bila nafsu syahwatnya itu dia salurkan pada tempat yang haram, apakah dia akan mendapatkan dosa dengan sebab perbuatannya itu?” (Mereka menjawab, “Ya, tentu.” Beliau bersabda,) “Demikian pula bila dia salurkan syahwatnya itu pada tempat yang halal, dia pun akan mendapatkan pahala.” (Beliau kemudian menyebutkan beberapa hal lagi yang beliau padankan masing-masingnya dengan sebuah sedekah, lalu beliau bersabda, “Semua itu bisa digantikan cukup dengan shalat dua raka’at Dhuha.”) (Buku Adab Az Zifaf Al Albani hal 125).

5. Adanya saling nasehat-menasehati

6. Bisa mendakwahi orang yang dicintai

7. Pahala memberi contoh yang baik “Siapa saja yang pertama memberi contoh perilaku yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahala kebaikannya dan mendapatkan pahala orang-orang yang meniru perbuatannya itu tanpa dikurangi sedikit pun. Dan barang siapa yang pertama memberi contoh perilaku jelek dalam Islam, maka ia mendapatkan dosa kejahatan itu dan mendapatkan dosa orang yang meniru perbuatannya tanpa dikurangi sedikit pun.” (HR. Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Orang yang pertama kali melakukan kebaikan atau kejahatan.) Bagaimana menurut Anda bila ada seorang kepala keluarga yang memberi contoh perbuatan yang baik bagi keluarganya dan ditiru oleh istri dan anak-anaknya? Demikian juga sebaliknya bila seorang kepala keluarga memberi contoh yang jelek bagi keluarganya?

8. Seorang suami memberikan nafkah, makan, minum, dan pakaian kepada istrinya dan keluarganya akan terhitung sedekah yang paling utama. Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah. Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah SAW, bersabda: “Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar yang kamu nafkahkan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu berikan kepada orang miskin dan satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu, maka yang paling besar pahalanya yaitu satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu.” (HR Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga). Dari Abu Abdullah (Abu Abdurrahman) Tsauban bin Bujdud., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Dinar yang paling utama adalah dinar yang dinafkahkan seseorang kepada keluarganya, dinar yang dinafkahkan untuk kendaraan di jalan Allah, dan dinar yang dinafkahkan untuk membantu teman seperjuangan di jalan Allah.” (HR. Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga). Seorang suami lebih utama menafkahkan hartanya kepada keluarganya daripada kepada yang lain karena beberapa alasan, diantaranya adalah nafkahnya kepada keluarganya adalah kewajiban dia, dan nafkah itu akan menimbulkan kecintaan kepadanya. Muawiyah bin Haidah RA., pernah bertanya kepada Rasulullah SAW: ‘Wahai Rasulullah, apa hak istri terhadap salah seorang di antara kami?” Beliau menjawab dengan bersabda, “Berilah makan bila kamu makan dan berilah pakaian bila kamu berpakaian. Janganlah kamu menjelekkan wajahnya, janganlah kamu memukulnya, dan janganlah kamu memisahkannya kecuali di dalam rumah. Bagaimana kamu akan berbuat begitu terhadapnya, sementara sebagian dari kamu telah bergaul dengan mereka, kecuali kalau hal itu telah dihalalkan terhadap mereka.” (Adab Az Zifaf Syaikh Albani hal 249). Dari Sa’ad bin Abi Waqqash RA., dalam hadits yang panjang yang kami tulis pada bab niat, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Sesungguhnya apa saja yang kamu nafkahkan dengan maksud kamu mencari keridhaan Allah, niscaya kamu akan diberi pahala sampai apa saja yang kamu sediakan untuk istrimu.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga) Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang cukup dianggap berdosa apabila ia menyianyiaka orang yang harus diberi belanja.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga). Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya.” (Saba’: 39). Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Nabi SAW bersabda: “Setiap pagi ada dua malaikat yang datang kepada seseorang, yang satu berdoa: “Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menafkahkan hartanya.” Dan yang lain berdoa: “Ya Allah, binasakanlah harta orang yang kikir.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

9. Seorang pria yang menikahi janda yang mempunyai anak, berarti ikut memelihara anak yatim Janji Allah berupa pertolongan-Nya bagi mereka yang menikah. 1. Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (An Nur: 32) 2. Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160) [Kontributor : Chandraleka, 06 Desember 2004 ]

Sumber : Perpustakaan Islam

April 24, 2006

in memoriam, My Beloved Father

Filed under: Catatan
24 April 2003 - 24 April 2006
 

April 22, 2006

[Kisah Sufi] Maimunah Siah dari Kufah

Filed under: Kisah Inspiratif

SEORANG sufi besar hidup sekitar 700 M, bernama Abdul Wahid bin Zayd. la sering berdiskusi masalah tasawuf dengan rekannya sesama Sufi yakni Fudhayl bin Iyad. Kepada Fudhail, Wahid berkisah bahwa ia selama tiga malam berturut-turut berdoa kepada Allah, untuk diperkenankan mengetahui siapa sahabatnya di surga nanti.

Pada malam hari ketiga Wahid diberi petunjuk dalam mimpinya. Petunjuk itu menyiratkan bahwa sahabat Wahid nantinya adalah Maimunah Siah dari Kufah.
Maimunah Siah adalah seorang sufi wanita yang hidup di akhir tahun 700 Masehi. Sebagai seorang sufi, ia hidup sederhana, berprofesi sebagai penggembala domba di sebuah gurun di dekat kota Kufah, Irak Selatan.

Keesokan harinya, Wahid langsung ke Kufah. Tanya sana-sini, siapa sih sebenarnya Maimunah itu? Kebanyakan orang Kufah menyebut sebagai wanita gila yang kerjanya menggembala domba di sebuah gurun. Setelah menyisir gurun ditemukan seorang wanita sedang salat. la selalu memakai jubah dan bulu domba yang dibagian belakangnya tertulis: "Aku tidak akan pernah membeli ataupun menjual."

Meski orang awam menyebut gila, narnun tekad Wahid untuk bertemu Maimunah tak pernah surut. la menganggap wanita ini misterius. Dengan kesabaran, Wahid menunggui wanita itu sarnpai ia selesai salat. Belum sempat ia bertanya, Maimunah sudah berucap, "Coba baca di punggung jubahku!" katanya.

MENIMBA ILMU
Wahid pun mahfum bahwa dirinya datang ke gurun itu dikira untuk membeli domba-dombanya. Belum sempat memberi jawaban justru Maimunah mengusirnya. "Kembalilah anak Zayd, waktu yang ditentukan telah tiba," ujarnya. Tentu saja Wahid kaget bukan kepalang. la ke gurun justru untuk menimba ilmu kepada sufi wanita yang selama ini jadi pikiran dan rasa penasaran.

"Semoga Allah SWT memberkatimu. Siapa yang mengatakan padamu bahwa aku adalah Wahid anak Zayd?" kata Wahid.

"Tidakkah kau tahu tentang hadis Nabi SAW yang mengatakan, ruh-ruh manusia bagaikan tentara yang diatur datam barisan. Mereka yang saling mengenal di dunia ini akan menjadi teman di akhirat nanti dan yang tidak kenal akan saling mengingkari."

Ternyata antara Maimunah dan Wahid terjadi salah paham, yang satu menganggap makelar domba sedang satunya, cuma wanita gila.

Ternyata Maimunah sudah tahu namanya. Bahkan Wahid kagum akan karomahnya, yakni menjadi juru damai antara domba dan serigala. Kedua binatang ini bisa merumput bernama-sama. Padahal di tempat lain serigala jadi predator, yang satu saling menerkam yang lain. Keduanya sebagai satwa yang penuh kekuatan dan menekan satwa yang lemah.

Ketika hal ini ditanyakan, apa rahasianya? Maimunah Siah hanya menjawab, "Karena aku telah membereskan segala urusan antara diriku dengan Allah SWT. Maka, Dia pun menetapkan perdamaian antara serigala-serigala dengan domba-dombaku," tuturnya. Wahid kemudian tercengang karena ilmu tasawuf wanita yang dianggap gila justru lebih tinggi dari dan dirinya. Wahid pun kemudian meminta nasihatnya.

SAHABAT DI SURGA
Apa jawab Maimunah Siah? "Aku heran, seorang pengkhutbah meminta orang lain yang kerjanya menggembala domba untuk berkhutbah kepadanya. Wahai Wahid anak Zayd, aku telah mendengar bahwa seorang hamba Allah SWT yang menyedekahkan sesuatu akan dianugerahi sesuatu yang serupa sebagai pahalanya.

Namun, seorang hamba yang darinya Allah SWT telah menghilangkan kecintaan akan kesendirian, akan dihukum dengan kejauhan setelah kedekatan dan ketakutan setelah keakraban." Mendengar kata-kata Maimunah ini Wahid merasa malu dan semakin yakin bahwa wanita inilah yang kelak akan menjadi sahabatnya di surga.

Kalimat-kalimat Maimunah begitu berkesan bagi Wahid. Hal ini semakin membuat Wahid memahami bahwa pada hakikatnya manusia adalah sendiri dan dalam kesendirian itulah manusia mengakui kesemestaan dan kebesaran-Nya. Dengan banyaknya ungkapan-ungkapan yang bermakna rnendalam itu pula Wahid semakin mengagumi Maimunah.

Dalam kelamnya malam yang semakin larut, kedua hamba Allah SWT itu semakin larut dalam perbincangan yang kental masalah tasawuf. Namun Wahid mengaku masih ada ganjalan dalam hatinya, adakah pekerjaan lain dari Maimunah Siah selain menggembala domba.

Apa jawab Maimunah? "Tidak ada. Tidak ada. Pekerjaan selain menggembala adalah salat. Baik pagi maupun petang aku tidak menginginkan apa pun selain Allah. Aku benar-benar rela dengan apa yang telah ditetapkan untukku," katanya.

April 21, 2006

Dedicated to my beloved future husband

Filed under: MyQuran.org, English

Dearest…
Perhaps sometimes u might think that you had made a blunder choosing me as your life partner. And this may disturb your daily interaction with me. At times I fear your love will change to detest, your patience will change to anger and that the peaceful situation will fade away.

Dearest…
Perhaps when life goes on to its hectic phase and u find yourself occupied with too much work, you might just not have enough time for me. And times which you should spend with me may get lost. I will sincerely give everything I can to make your life beautiful. But isn’t it fair that I too need your attention? I will look for this attention, but… but… I fear it might seem unfair and incorrect in your eyes. So please forgive me and give a smile to me, just like whart Ummul Mukminin a’ishah radiallahuanha describe about prophet Muhammad salallahu’alaihi wasalam
(more…)

April 20, 2006

Izinkan aku menyayangimu

Filed under: Song for Today

By : iwan fals

andai kau izinkan walau sekejap memandang
kubuktikan kepadamu aku memiliki rasa cinta
yang ku pendam tak sempat aku nyatakan
karna kau telah memilih menutup pintu hati mu

izinkan aku membuktikan inilah kesunguhan rasa
izinkan aku menyayangi mu

sayangku..ohhhh…dengarkanlah isi hatiku cintaku..ohhhh……dengarkanlah isi hatiku

cinta yang ku pendam tak sempat aku nyatakan
karna kau telah memilih menutup pintu hati mu
izinkan aku membuktikan inilah kesunguhan rasa
izinkan aku menyayangi mu sayangku..ohhhh…dengarkanlah isi hatiku cintaku..ohhhh……dengarkanlah isi hatiku
bila cinta tak mungkin menyatukan kita
bila kita tak mungkin bersama
ijinkan aku tetap menyayangimu
aku sayang padamu

 

Huaaaa….. lagi ini…………

<<<<< >>>>>> Next

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main