Ilmu Padi

May 21, 2006

The Kite Runner

Filed under: Catatan, Buku

Judul : The Kite Runner
Pengarang : Khaled Hosseini
Penerbit : Qanita
Cetakan : II, April 2006
Tebal : xiv+618

Buku ini memang benar-benar dahsyat dan membius. Begitu pegang buku ini, rasanya sulit untuk melepaskannya. Tidak sampai 1 hari, buku ini selesai dibaca. Jalinan ceritanya begitu kuat.

Novel ini menceritakan Amir, sang tokoh yang harus kembali lagi ke Afghanistan, tanah airnya. Setelah bertahun-tahun hidup nyaman di Amerika, ia terpaksa harus ke Afghanistan untuk mencari seorang anak laki-laki kecil.

Amir menghabiskan masa kecilnya bersama Hassan di kota Kabul. Hassan adalah anak pelayan keluarga Amir. Dan, mereka berdua saudara sepersusuan. Amir dan Hassan selalu bermain bersama. Amir sering membacakan buku cerita untuk Hassan, yang buta huruf. Cerita favorit mereka adalah kisah pahlawan Persia, yaitu Rostam dan Sohrab.

Hassan sangat setia dan begitu menyayangi Amir. Ia menerima segala perlakuan Amir dengan lapang dada. Terkadang perlakuan Amir nampak kejam terhadap Hassan. Terutama waktu Amir yang dengan tega membiarkan Hassan dianiaya.

Beberapa tahun kemudian, Amir harus kembali ke Afghanistan untuk menebus segala kesalahannya dengan cara mencari seorang anak kecil yang tidak diketahui keberadaannya. 

Perjuangan mencari anak itu tidaklah mudah. Amir harus berhadapan langsung dengan komandan taliban.

Hmm… jadi penasaran, apakah Taliban sekejam itu ya. Beberapa hari ini sedang search artikel tentang Taliban.

Secara keseluruhan, Novel ini sangat bagus dan layak untuk dikoleksi. Untukmu, keseribu kalinya emoticon

May 20, 2006

Belanja Buku Bulan Mei

Filed under: Catatan, Buku

Ini daftar belanja buku hari ini (Daftar dosa emoticon)

  • Pangeran Yang Selalu Bahagia
  • San Pek Eng Tay
  • To Kill A MockingBird
  • The Kite Runner
  • Misteri Air Mata Jerapah
  • Hotel Miramar
  • Tragedi di Puncak Gunung
  • Cinta yang Terlambat
  • Mio Anakku
  • Pejuang Palestina
  • The key of The name of Rose
  • Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir
  • Pencopet dan Kelompok Begundal
Hua….. banyak banget. Kapan bacanya emoticon Hiks… nambah2in dosa aja. Padahal buku lama banyak yang belum dibaca

May 19, 2006

Ketika Saatnya Harus Kembali

Filed under: Catatan

Insya Allah, dalam waktu dekat aku akan kembali lagi mengurusi/kerja di Travel Haji dan Umroh. Satu-satunya alasan adalah karena nasehat yang menyejukkan dari seseorang. Padahal tadinya sudah berniat pindah kuadran dengan cara merintis bisnis kecil2an (dagang) dan ngajar les privat. Yah… kembali jadi karyawan lagi deh. hehehe…. emoticon

Waktu aku buka-buka foto saat berada di tanah suci, ada kerinduan ingin ke sana lagi. Ada getaran aneh saat melihat foto Masjidilharam dan Ka’bah. Getar kerinduan. Mungkin… bagi orang yang belum pernah ke sana, tidak akan bisa merasakannya dan menganggap biasa2 saja.

Alhamdulillah, bulan Juni nanti ada 18 Jamaah yang akan berangkat umroh. Kemarin aku sempat mampir ke kantor untuk melihat-lihat. Aku belum tau pasti, siapa (pegawai travel) yang akan mendampingi para jamaah. Yang aku tau cuma pembimbing umrohnya aja.

Oh iya, kemarin teman2 di travel sempat ngobrol-ngobrol dan memprediksi kapan tepatnya Haji Akbar. Aku ngga terlalu mengikuti pembicaraan siy. Soalnya Bos ngajak diskusi tentang Neon Box yang ada di depan kantor.

Insya Allah tanggal 1 Juni nanti aku mulai aktif lagi ditravel. Ya… Allah yang Maha Penolong, tolong mudahkanlah segala urusan hamba-Mu ini.

May 18, 2006

Cermin Hati 2

Filed under: Kisah Inspiratif

Ke dalam niat terselubung
Demi cintamu
Aku telah merintis jalan
Menggosok karat
Menutupi cermin hati

Jauh sebelum awal waktu
Sang maharaja mengeluarkanku
Demi kegaiban ke kenyataan
Untuk memberi pengetahuan
Yang akrab tentang diri-Nya

Dalam pesona, hatiku terjerat
dan terikat pada untaian
Ikal rambutmu
Jauh sebelum ada gerakan
Menggugah rantai wujud

(Bibi Hayati)

May 17, 2006

New Passport

Filed under: Catatan

Besok pagi, Insya Allah mau ke kantor imigrasi buat ngurus passport. Sebenarnya rencana awal, passport lama diperpanjang tapi berhubungan ada kesalahan nama ya akhirnya diputuskan bikin baru. Kalau ada kesalahan nama, Prosedur pengurusannya susah siy. Harus pakai surat keterangan ini itu. Di passport yang lama tertulis Oriza (ini gara2 kesalahan cetak di KTP). Padahal seharusnya Oryza (pakai Y).

Hmmm… Btw, sekalian nyoba sistem biometrik (sistem computerized dalam pengurusan passport). Baru dilaunch beberapa waktu lalu. Kata teman siy, agak lama daripada sistem manual yang dulu itu. Ah semoga aja ngga.

May 16, 2006

Teguh Iman

Filed under: Kisah Inspiratif

Demi keagungan-Mu
Aku rela bersumpah
Jika engkau lemparkan
Aku ke dalam neraka

Aku tetap teguh imanku
Akan keesaan-Mu
Dan, berjalan di hadapan
Para penghuni neraka

Aku akan berkata:
Aku telah disiksa
Meski aku telah bersaksi
Tiada Tuhan selain Allah

(Aisyah binti Jakfar Ash Shadiq)

May 15, 2006

Mabuk Ilahi

Filed under: Kisah Inspiratif

Dia berjalan di kebun
Dengan langkah gemulai
Sosoknya anggun
Mengejek pohon cemara

Di dalam keilahian
Di ranah kesucian
Malam bagai zamrud
Anggur memuasakan pemabuk

Haus jiwanya
Terpuaskan anggur suci
Pada sarang lebah
Mana lagi dia mencari?

(Bibi Hayati)

May 14, 2006

Keriting

Filed under: Kisah Inspiratif

Apakah keriting itu?
Gumpalan rambut
Yang cerai berai
Meniru bunga hyacinth?

Atau bunga hyacinth
Yang meniru keritingnya
Gumpalan rambut itu?
Apakah aku menangis

Tidak, aku meratap
Dari burung penyanyi?
Atau burung penyanyi
Belajar menyanyi dari dariku

(Putri Sakinah Syirazi)

May 13, 2006

Wanita Gila Larikan 23 Gerbong KA

Filed under: Artikel

Hari ini Baca berita yang lucu banget di Jawa Pos emoticon

Sabtu, 13 Mei 2006,
Wanita Gila Larikan 23 Gerbong KA

SURABAYA - Ada peristiwa langka Kamis malam lalu yang sempat membuat panik petugas PT KAI (Kereta Api Indonesia) Daop 8. Kereta barang yang mengangkut 23 gerbong berisi bahan bakar minyak (BBM) dan akan menuju ke Malang dari Surabaya, tiba-tiba melaju tanpa masinis.

Karena tak bisa dikendalikan, petugas terpaksa menghentikan laju kereta itu dengan cara membelokkan rel secara mendadak, hingga gerbong-gerbongnya keluar jalur dan terguling. Ternyata, kereta api itu disusupi orang gila. Dan, orang gila inilah yang menjalankan kereta tersebut secara mundur, dari Bangil, kembali lagi ke Surabaya, melewati sembilan stasiun dan lebih dari 100 pintu palang kereta terbuka (tanpa ada penjaga).

Bagaimana peristiwa ini bisa terjadi?
Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Sudarsono menceritakan, kereta api barang bernomor lokomotif CC 20179 itu berangkat dari Stasiun Benteng Tanjung Perak sekitar pukul 20.30 Kamis lalu. Kereta dengan nomor perjalanan 3015 ini mengangkut 30 ribu ton solar dan bensin, serta 1.012 ton tonase. "Kereta ini akan mengirim supply BBM ke Stasiun Kota Lama Malang," papar Sudarsono.

Sekitar pukul 23.15, kereta yang dimasinisi Tri Iswitoyo itu tiba di Stasiun Bangil. Sesuai dengan prosedur perjalanan, sebelum melanjutkan ke Malang, 23 gerbong yang dibawa harus dipisah menjadi lima bagian. Langkah ini dilakukan untuk membagi beban yang sangat berat. "Itu disebabkan jalur dari Bangil ke Malang menanjak," ujarnya.

Saat berhenti di Stasiun Bangil, masinis Tri Iswitoyo dan pembantu masinis Abdurrahman ingin beristirahat sejenak, sambil menunggu proses pemisahan gerbong. Mereka meninggalkan lokomotif dalam keadaan mesin hidup. Sesuatu yang mengejutkan terjadi. Sekitar pukul 23.44, kereta itu tiba-tiba melaju. Tri dan Abdurrahman, serta beberapa petugas di Stasiun Bangil pun terkejut dan panik.

"Memang, sebelumnya kita harus menunggu juga dua kereta lain yang akan lewat di Stasiun Bangil," sambungnya. Yakni, kereta tangki kosong dari Malang pukul 23.20 dan KA Mutiara tujuan Surabaya pukul 23.28. Saat itu, belum diketahui siapa yang menjalankan kereta api tersebut.

Setelah keluar dari Stasiun Bangil dan melewati kira-kira dua-tiga stasiun, kereta api itu berjalan mundur. Ini bisa dimaklumi karena kereta tak mampu menahan beban berat. Apalagi, jalur menuju ke Malang menanjak. Saat berjalan mundur itu, laju kereta semakin cepat. Bahkan, lebih cepat dari kecepatan kereta biasanya. Jika kereta biasa normalnya menempuh perjalanan dari Bangil ke Surabaya sekitar dua jam. Kereta itu sekitar 90 menit.

Petugas pun panik. Saat itulah dirancang sebuah skenario untuk menyetop laju kereta tersebut. Caranya, rel yang akan dilalui kereta itu di Sidoyoso, dibelokkan secara mendadak. Sehingga, begitu melintas, kereta keluar jalur, kemudian gerbong-gerbongnya terguling di kawasan Sidotopo, Surabaya Timur. Tepatnya di jalur 13 Stasiun Sidotopo. Kereta tiba di Sidotopo sekitar pukul 01.00. Masih untung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dari 23 Gerbong yang ada, tiga di antaranya anjlok. Akibatnya, bensin dan solar di dalamnya tumpah. Sementara itu, sembilan gerbong lain terguling. Tapi, isinya masih bisa diselamatkan. "Sepuluh gerbong lain selamat," jelas Sudarsono. Dari informasi yang didapat di lapangan, ada sekitar tujuh gerbong selamat yang terlepas lebih dulu di kawasan Tenggumung, Semampir.

Karena tergelincirnya kereta, rel sepanjang sekitar 10 meter di Stasiun Sidotopo rusak parah dan bengkok ke atas. Untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, aparat juga mendatangkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pasar Turi.

Saat itulah diketahui bahwa yang diduga mengendalikan kereta api adalah seorang wanita tak waras yang mengaku bernama Milla Rosa. Dia keluar dari gerbong loko dalam keadaan terus tertawa. Dia mengenakan tank top putih.

Gadis muda berkulit hitam itu kira-kira berumur 25 tahun. Saat ditanya alamat rumahnya, Milla dengan tegas menjawab Desa Karangploso, Batu, Malang.

Kasatreskrim Polresta Surabaya Timur AKP Khoirul Anam yang menginterogasi Milla, lalu menanyakan apakah dia sudah menikah dan punya anak? Pertanyaan itu dijawab dengan enteng. "Anakku 15 (orang, Red)," jawab Milla sekenanya. Tentang suaminya dia hanya menjawab, "Wedus (Kambing, Red)."

Tak berhenti di situ, sejumlah wartawan kemudian menanyakan cara Milla bisa menjalankan kereta api. Mendengar pertanyaan tersebut, perempuan yang langsung diborgol ketika keluar dari lokomotif itu menjelaskan bahwa dirinya belajar menjadi masinis sejak masih kecil.

"Aku belajar nyetir sepur mulai cilik (Saya sudah belajar mengendarai KA sejak kecil, Red)," tandasnya dan membuat wartawan tertawa.

Milla bahkan menantang Khoirul Anam untuk bertaruh. "Kalau sampeyan bisa nyetir sepur aku berani bayar Rp 1 miliar. Sampeyan mesti gak iso," tantangnya.

Sementara itu, hingga tadi malam, masinis Tri Iswotoyo masih diperiksa oleh internal PT KAI. Untuk mengevaluasi terjadinya kecelakaan itu, pimpinan PT KAI bersama jajarannya langsung menggelar rapat kemarin malam. Pertemuan digelar di ruang pertemuan Daops 8 Depo Lokomotif Sidotopo.

Ditemui terpisah, Kapolresta Surabaya Timur AKBP Juansih mengatakan akan memeriksa masinis KA tersebut. Menurut dia, dalam kecelakaan ini, ada kemungkinan keteledoran masinis. Artinya, masinis bisa dijerat dengan pasal melakukan kelalaian sehingga mengakibatkan kerugian pihak lain. (cak/san)

Sumber : Jawa Pos 

May 12, 2006

Belajar Mencintai Seseorang Yang Tidak Sempurna Dengan Cara Yang Sempurna

Filed under: Milis
Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adaah kesempatan.
 
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.
 
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Adasuatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil"
 
Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak… Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan.
 
Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.
 
Sumber : Milis 
 
Previous<<<<< >>>>>> Next

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main