Ilmu Padi

June 30, 2006

Foto Hasil Kamera HP-ku

Filed under: Catatan

Ini diambil tadi pagi

1. K750i

      

 

 

2. Nokia 3230

 

 

 

3. Nokia 6230 

 

 

4. Nokia 7650 

 

 

5. Nokia 3205

 

June 29, 2006

Bibi Hayati, Sufi dari Iran

Filed under: Kisah Inspiratif

Ibu RT yang Sufi

Sejak gadis Bibi Hayati lebih mencintai ketenangan, apalagi ketika diperkenalkan dengan sorang sufi oleh kakaknya. Pada akhirnya ia menikah dengan guru sufinya. Perkawinan guru dan murid inilah yang kemudian melahirkan generasi sufi.

KEGEMARANNYA akan tarekat semakin menjadi-jadi setelah Rawnaq memperkenalkan kepada guru sufi (mursyid) Nur Ali Syah dari Tarekat Nikmatullah. Bila dibanding dengan gadis seusianya, Hayati lebih mencintai ketenangan dan kesunyian untuk menemukan momen-momen kontemplatif yang dicarinya.

Rupanya ada cahaya spiritual yang muncul dari Nur Ali Syah, yang membuat perubahan pada diri Hayati. Rentetan kegiatan sampai kepada baiat untuk masuk dalam Tarekat Nikmatullah.

Kisah sufi Bibi Hayati, si pemuja cinta hidup dari awal abad 19 sampai pertengahannya. Ia lahir dari keluarga bangsawan di Kota Bam, Provinsi Kerman, Persia Tenggara (kini Iran). Sejak kecil Bibi Hayati diasuh oleh saudara laki-lakinya Rawnaq Ali Syah. Berkat Rawnaq, Bibi Hayati menjadi gadis kecil yang cemerlang. Bakat seni terutama sastra/puisi sudah tampak. Karena keluarganya juga tertarik soal kesufian, maka masalah tasawuf ini dikaitkan juga dengan sastra puisi.

Hubungan murid dan mursyid akhirnya memancarkan daya tarik sebagai insan manusia. Sang guru ataupun sang murid saling tertarik dan melesatlah panah asmara dan jatuh dalam buaian cinta manusiawi. Nur Ali Syah akhirnya meminang Hayati. Justru pernikahan ini menjadikan banyak inspirasi baik sebagai seorang penyair, maupun sebagai seorang sufi. Buah cinta ini membuahkan anak yang diberi nama Tuti.

SYAIR SUFI
Sebagai seorang ibu ia harus praktis untuk mengatur sebuah rumah tangga. Inilah ciri khas Bibi Hayati yang ditawarkannya artinya harus seimbang, harmonis, dunia yang adil bagi alam spiritual dan kemanusiaan. Dunia laki-laki adalah dunia keberanian. Keterlibatan Hayati dalam Tarekat Nikmatullah ya karena suaminya itu. la ikut menata organisasi apalagi ia seorang wanita yang cakap.

Organisasi berjalan baik dan wacana yang baik masuk. Lewat kemampuannya berekspresi dan berapresiasi secara puistis, Hayati memberikan ruang-ruang perenungan teman, dan anggota tarekat untuk lebih mengenal cinta yang utuh. Sebuah cinta yang hadir dari kesadaran untuk mencari kesempurnaan.

Suaminya sendiri kemudian melihat keterlibatan terlalu jauh di tarekat akan mengganggu kreativitas puisi-puisi (syair-syairnya). Syair sufi yang meletup-letup akan sia-sia jika tidak dicatat dalam memoar. Nur Ali menganjurkan agar Hayati menjadi pengarang saja sehingga syair yang dihasilkan utuh dan serpihan yang hilang itu bisa terkumpul.

Untung saja Hayati mendengarkan saran Nur Ali sehingga banyak diwan-diwan (ontologi-kumpulan puisi) yang tercipta.

Kata-kata Hayati tentang suaminya, “Suatu saat raja makrifat itu, sang pembimbing dalam ranah dan jiwa, berucap dengan bibirnya yang berhias permata, di tengah-tengah percakapan kami dan mengatakan, “Jika engkau mesti menghiasi dirimu, engkau harus menjadi penyelam di lautan retorika, memecahkan bait-bait tiram yang berisi mutiara di dalamnya, sampai kau bungkus dirimu dengan jubah berhiaskan mutiara.”

GENERASI SUFI
Diwan yang diciptanya jika dikaji boleh dikatakan sempurna. Pengarangnya menguasai ilmu eksoterik dan esoterik (makrifat). Dia berpegang pada prinsip lahiriah agama, maupun prinsip makrifat di jalan sufi. Bahkan oleh beberapa pihak di kemudian hari watak, dan sifat-sifatnya yang paling cocok menjadi pasangan hidup sang wali quthub.

Dalam mendidik anaknya, rupanya sastra dan sufi masih kental diterapkannya. Anak perempuannya memiliki watak peka seperti ibunya namun juga tegas seperti ayahnya. Namun karena kedekatannya dengan ibunya, maka syair-syair sufi mampu pula dicipta oleh Tuti. Bahkan, karya anak Hayati ini mampu mengungkapkan mistik yang pelik.

Sang anak akhirnya menikah di tahun 1831 dengan Surkh Ali Syah, murid sang ayah. Pernikahan dengan pria asal Hamadan ini menghasilkan anak bernama Sayyid Reza, dan kelak menjadi syaikh dari tarekat Nikmatullah yang terkenal. Sayiid Reza (cucu Bibi Hayati) punya anak Muhammad Said Khusychasm, seorang syaikh yang terkenal di kalangan Nikmatullah. Jadi, Bibi Hayati melahirkan generasi sufi mulai dari anak, cucu dan buyutnya.

Demikianlah anak cucu Bibi Hayati itu lahir dan melengkapi Tarekat Nikmatullah. Dalam kesetiaan dan kedamaian cinta kasih, Bibi Hayati hadir melalui hari-harinya di sana. Hingga suatu saat di pertengahan tahun 1853, Allah SWT memanggilnya pulang keharibaan-Nya.

Kepergian Bibi Hayati menjadi berkah tersendiri bagi kalangan wanita. Apalagi pada awal tahun 1850-an pergerakan wanita di Iran tumbuh subur. Syair-syair Bibi Hayati pun bisa menjadi spirit, membahasakan realita kaumnya dalam kacamata kesufiannya.

Nurani 208 (16-22 Desember 2004)

June 28, 2006

Berteladan dari kisah Aisyah radhiyallahu anha

Filed under: Artikel

Ibunya orang beriman, isteri nabi Muhammad sekaligus putri dari as-sidiq adalah sosok yang pantas diteladani oleh seluruh mu’minah di sepanjang zaman. Ia adalah wanita pemilik kemuliaan yang tak tertandingi Aisyah -lah manusia yang paling berilmu tentang al quran, karena kehidupannya yang selalu bersanding dengan pembawa risalah islam, dan beliau menyaksikan Al quran yang turun di rumah beliau. Paling berilmu, karena paham bagaimana wujud penjabaran Al quran dalam kehidupan sehari-hari, dipraktikkan dalam perkataan, perbuatan, budi pekerti, akhlaq dan adab oleh rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Beliau pula wanita yang paling berilmu tentang hadits, fikih, pengobatan, syair dan hikmah. Sehingga sangat wajar ketika abu bardah mengatakan : "apabila ada sebuah permasalahan yang tidak diketahui di zaman sahabat , maka kami bertanya kepada aisyah, dan kami memperoleh ilmu dari beliau".

Seorang sahabat yang lain mengatakan "saya tidak mengetahui ada orang yang lebih berilmu tentang al quran, faraidh(ilmu waris) , halal dan haram, syair, sejarah dan nasab kecuali aisyah".

Di kesempatan yang lain kita akan dapatkan bagaimana wujud konkrit tarbiyah di atas manhaj nabawi pada diri aisyah. Umar bin khatab ketika menjelang wafat , berkata kepada abdullah (anaknya). "Pergilah kepada Aisyah, sampaikan salamku padanya, dan mintakan ijin agar aku diperbolehkan dimakamkan di rumahnya bersama Rasulullah dan Abu Bakar. Maka Abdullah pun mendatangi aisyah dan menyampaikan pesan ayahnya. Aisyah mengatakan "baik dan ini adalah sebuah kemuliaan" dan melanjutkan dengan berkata "wahai anakku, sampaikan salamku kepada Umar , dan katakan padanya jangan tinggalkan umat Muhammad tanpa pimpinan, pilihlah khalifah bagi umat dan jangan tinggalkan umat dalam keadaan sia-sia setelahmu, karena aku takut terjadi fitnah atas umat ini."

Wahai wanita mukminah, saksikanlah bagaimana keagungan perjalanan mereka yang ditarbiyah dalam rumah-tangga nabi. Perhatikan bagaimanakah nasehat dan pandangan aisyah untuk mengangkat khalifah setelah Umar, karena khawatir terjadinya fitnah. Seakan aisyah menyaksikan hal-hal yang akan berlangsung di masa mendatang, padahal tidaklah ia tahu tentang hal yang ghaib, namun ini adalah firasat seorang mukmin yang beriman kepada Allah dan RasulNya. Beliau tak hanya sebatas melihat tentang dekatnya kematian umar dan tentang masalah di mana Umar akan dimakamkan, namun beliau melihat bagaimana kehidupan umat Islam setelah Umar meninggal. Dari sini terlihat keluasan pandangan, jauhnya pemikiran ke depan dan sekaligus perhatian yang sangat besar tentang urusan umat Islam. Inilah yang semestinya diteladani oleh wanita mukminah di zaman ini.

Sosok seorang Aisyah rhadiyallahu anha, memberikan ibrah yang berharga bagi para mukminah. Kedalaman ilmu, kecerdasan dan perhatiannya terhadap umat adalah warisan yang berharga yang terus bisa diwarisi sampai hari ini. Terbukti dengan kedudukan beliau yang tercakup dalam tujuh orang di kalangan shabat yang banyak menghafal fatwa-fatwa dari para sahabat.

Panji Islam di sepanjang sejarah akan selalu tegak dengan para penyandangnya. Dan Aisyah adalah salah satu penegak panji Islam di awal terbitnya cahaya Islam. Sebuah bukti bahwa wanita pun memiliki peran yang sangat besar dalam memperjuangkan Islam. Tidak hanya untuk membuang waktu untuk berbagai pekerjaan yang sia-sia, sebagaimana yang dilakukan oleh mayoritas muslimah di zaman ini.

Panji Islam memang akan tetap tegak dengan para pejuangnya sepanjang masa. Namun apakah kita para wanita mukminah menjadi bagian dari penyandang dan penegak risalah atau tidak, maka jawabnya ada pada diri kita.

June 27, 2006

Kartu GSM yang Pernah Aku pakai

Filed under: Catatan

Hehehe… kalau Soal kartu GSM, jarang ganti-ganti emoticon

1. Simpati

Simpati dengan nomer 0812310xxxx adalah kartu GSM-ku yang pertama. Belinya bersamaan dengan Ericsson T20 pada tahun 2001. Sampai sekarang kartu ini masih dipakai emoticon Ini dia gambar starter packnya

Hehehe… kuno banget tampilannya emoticon Kotak hitamnya juga masih ada. Kalau beli kartu perdana jaman sekarang tidak akan dapat kotak hitam lagi. Tambah pelit aja. Jangan-jangan lama kelamaan, nanti buku petunjuknya juga diilangin emoticon

Menurutku, Keunggulan Simpati cuma pada jangkauannya yang luas + berpartner dengan operator luar negeri. Bisa dibawa keluar negeri. Jadi sayang banget kalau dihangusin. Soal fitur lain payah banget emoticon, SMS keluar negeri sering gagal atau telat sampai, GPRS + MMS terlalu mahal. NSP dan sebagainya tidak terlalu penting.

Nilai plus
- Jangkauan luas (penting)
- Bisa dibawa ke luar negeri (penting)
- Bisa SMS ke luar negeri (Sangat Penting Sekali)
- Tarif telpon hemat malam hari (tidak terlalu penting, jarang nelpon soalnya)

Nilai Minus
- GPRS + MMS mahal (apalagi kalau nanti bisa 3G, pasti tarif dipatok mahal)
- SMS ke luar negeri sering telat & gagal (lebih sering gagal daripada telat emoticon
- Lambat dalam hal teknologi
- Fasilitas No Number tidak ada

Lain-lain
- Simpatizone rasanya kurang penting + tidak efektif. Sering telat datang, serta isinya lebih banyak kuis. Lagian, walaupun sudah menjadi anggota simpatizone tapi tidak otomatis terdaftar dalam registrasi prabayar. Harusnya anggota simpatizone langsung otomatis terdaftar. Hmm… Sampai sekarang belum merasakan manfaat ikut simpatizone. Padahal sudah lama join.
- Nada sambung pribadi tidak terlalu penting. Buang-buang pulsa emoticon Lebih suka yang nada sambung konvensional aja emoticon 

 

2. IM3
Kartu kedua-ku. Beli kartu ini tahun 2002 gara-gara tertarik sama fasilitas No Number-nya. Pelopornya kartu GSM MultiMedia. Tapi itu jaman dulu. Kalau sekarang?? Wedew… emoticon Dulu sempat optimis IM3 bisa menjadi pelopor dalam dunia teknologi Multimedia. Nyatanya cuma tahun-tahun awal aja, ternyata. Ini dia starter packnya

 

Sama seperti Simpati, kalau membeli IM3 jaman sekarang, jangan harap dapat kotak hitam. Ya… IM3 dan simpati sama-sama makin pelit dalam starter pack.

Keunggulan IM3, menurutku cuma di layanan GPRSnya yang stabil (mungkin dikarenakan tidak banyak yang pakai emoticon). Kalau berani menurunkan tarifnya lebih murah lagi, wah keren tuh.

Nilai Plus
- GPRS stabil. Agak murah dibanding tarif GPRS GSM prabayar lainnya
- Bisa sembunyikan nomer
- Telpon hemat (tidak terlalu penting dan masih termasuk mahal dibanding tarif GSM sebelah)
- SMS gratis via Web (sangat bermanfaat sekali, sebaiknya negara penerima SMS juga ditambah)
- Sisa pulsa bisa dilihat di website IM3, selain itu ada blog gratis dari IM3 emoticon

Nilai Minus
- Jangkauan kurang luas, tidak bisa dibawa keluar negeri
- Tidak bisa SMS ke negara tertentu 
- Billing pulsa sering error 

Lain-Lain
- Fasilitas i-ring tidak terlalu penting. 

 

3. Kartu Halo
Sempat pakai kartu halo beberapa bulan. Nomernya dikasih Om-ku. Menurutku, Fasilitasnya sama aja ama Simpati. Was-was, pakai kartu halo. Ngeri kalau tagihannya membengkak emoticon Untunglah sekarang terbebas dari rasa ngeri itu. Soalnya kartu halonya diberhentikan. Maklum itu kartu halo keluarga, Om-ku stop pakai pascabayar. Jadi semua kartu halo keluarga dicabut.

 

4. Al Jawal
Pakai kartu GSM ini waktu berada di Saudi. Waktu pulang ke Indonesia, dikasih ke teman. Sekarang kartunya dipakai teman di sana  emoticon

June 26, 2006

Hp yang pernah kupakai

Filed under: Catatan

Hehehe… Iseng aja ketik ini. HP memang sering menguras kantong. Model-modelnya yang menarik dan fitur yang canggih membuat tergiur ingin beli.

Aku mulai pakai hp tahun 2001 emoticon  Ternyata sudah lama banget ya. 5 tahun emoticon ck… ck… ck…

HP yang dibeli dengan uang sendiri (ga minta ortu) adalah

1. Ericsson T20
Ini adalah hp pertamaku. Ericsson T20. Waktu itu belum gabung ama Sony. Jadi namanya masih Ericsson. Aku beli dengan uang sendiri tahun 2001. Waktu itu kerja freelance karena pengen punya hp. Hehehe…

   

Tertarik beli hp ini karena warnanya biru, warna favoritku. warnanya lembut banget. Perpaduan biru dan putih. Waktu itu ngga kepikirin kalau warna putih itu gampang kotor. Jujur aja belinya karena tertarik warnanya. Akhirnya hp ini pun dijual.

 

2. Nokia 3330
HP kedua yang dibeli dengan uang sendiri di tahun 2001. Beli hp ini gara-gara merasa kurang nyaman dengan buka tutup flip dan antena Ericsson yang "nongol".

  

Waktu itu suka ganti-ganti chasing hp. Tapi akhirnya berlabuh di chasing warna biru muda. Sampai sekarang hpnya masih ada loh emoticon Sengaja tidak dijual emoticon

 

3. Nokia 8250
Tertarik beli hp ini gara-gara liat punya teman emoticon Waktu itu terpesona ama keypad-nya yang berbentuk kupu-kupu dan lampu birunya. Ternyata lampu biru itu sangat tidak nyaman di mataku, apalagi kalau malam hari.

 

Hp ini kemudian aku kasih ke adik. Sempat dipakai beberapa bulan dan kemudian akhirnya dijual. 

 

4. Sony Ericsson T300
Sebenarnya beli T300 karena tidak punya uang untuk beli SE T68i atau Nokia 7650. Waktu itu, tahun 2002 pengen banget punya hp berkamera. Akhirnya pilihan jatuh pada T300 yang lebih murah.

Sebenarnya tertarik beli karena ada warna biru muda. Dan… hp ini terpaksa harus berpisah denganku karena butuh dana tambahan untuk beli nokia 7650.

5. Nokia 7650
Baru bisa pegang hp ini awal tahun 2003. Setelah Idul Fitri. Wuih senangnya bukan main, ponsel idaman sudah di tangan. 

 

Sampai saat ini, masih dipertahankan. Hehehe… belum ada keinginan untuk menjualnya, meski saat ini sudah punya hp baru.

 

6. Nokia 3105 (CDMA)
N 3105 warna biru adalah hp CDMA pertamaku. Alasan beli hp cdma karena tertarik dengan promosi internet gratisnya starone, yang kemudian diikuti oleh Fren-nya mobile-8.

 

Waktu itu masih newbie soal kabel data dan internet CDMA, jadi mudah sekali diboongi ama penjual kabel data di salah satu toko komputer. Kata si penjual, kabel data itu bisa dibuat internet. Ah… ternyata bohong dan penjualnya ngotot barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan. Menyakitkan sekali… Orang bodoh mudah dibohongi… Hiks… Akhirnya ngumpulin duit buat beli kabel data yang asli punya nokia. Mahal banget, 400 rb. Hiks… Nasib.

N 3105 + kabel datanya aku kasih ke adikku. Gara-gara dia juga pengen internetan gratis.

 

Lalu ada yang kasih tau, kalau kabel datanya MA (Mobile Action) bisa dipakai internetan. Harganya (saat itu) 125 rb. Mulailah saat itu nyari kerjaan (freelance), supaya bisa beli hp cdma baru + kabel data MA.

 

7. Nokia 6585 CDMA
Alhamdulillah… hasil kerja rodi (jadi guru les privat + kerja di travel), Nokia 6585 dan kabel data yang baru terbeli dengan sukses. Tapi sayangnya, hp ini kalau dipakai internetan cepet panas.

 

Lalu nyari alternatif lain, yaitu beli hp baru. Rencananya siy N 6585 mau dijual (uangnya buat beli hp CDMA lain), tapi ngga jadi karena Alhamdulillah… tiba-tiba dapat rezeki tanpa disangka-sangka (orangtua siswa les private ngasih bonus).

 

8. Nokia 3205 CDMA
Beli ini karena N 6585 terlalu panas buat ngenet dan kebetulan waktu itu ada promosi Fren (Mobile 8) , beli pulsa gratis handphone.

 

Alhamdulillah, tidak pernah dikecewakan oleh hp ini (sejak tahun 2003 sampai sekarang) emoticon 

 

9. Sony Ericsson K750i
Best mobile phone, i’ve ever had. 

 

Tertarik beli karena hasil fotonya bagus, bentuknya elegan. hehehe… 

 

Selain 9 ponsel di atas, pernah juga pakai hp lain. Ortu yang beli, bukan hasil keringat sendiri. HP tersebut adalah
- N 5110
- Siemens C25
- Nokia 8310
- O2 (PDA Phone)
- Nokia 7610
- Samsung SGH 400
- Nokia 6100
- Nokia 6230
- Nokia 3230
- Nokia 6510
- Nokia 3660

Kayaknya itu sudah komplit deh. Wedew… lumayan sering ganti hp. Ouch… emoticon

June 25, 2006

Ten Things We Waste

Filed under: Milis, English
Ten Things We Waste
(Br. Mukhtar, based on a lesson of Ibn Qayyim al-Jawziyyah)
 


1.   –Our Knowledge–  Wasted by not taking action with it.

 

2.  –Our Actions–  Wasted by committing them with out sincerity.

 

3.  –Our Wealth–  Wasted by using on things that will not bring us ajr.
                We waste our money, our status, our authority, on things which have no
benefit in this life or in akhirah.

 

4.  –Our Hearts–  Wasted because they are empty from the love of Allah,
and the feeling of longing to go to Him, and a feeling of peace and
contentment.  In it’s place, our hearts are filled with something or
someone else.

 

5.  –Our Bodies–  Wasted because we don’t use them in ibadah and service
of Allah

 

6.  –Our Love– Our emotional love is misdirected, not towards Allah, but
towards something/someone else.

 

7.  –Our Time–  Wasted, not used properly, to compensate for that which
has passed, by doing what is righteous to make up for past deeds

 

8.  –Our Intellect–  Wasted on things that are not beneficial, that are
detrimental to society and the individual, not in contemplation or
reflection.

 

9.  –Our Service–  Wasted in service of someone who will not bring us
closer to Allah, or benefit in dunyaa

 
10. –Our Dhikr–  Wasted, because it does not effect us or our hearts.

June 24, 2006

Doa Khusus…

Filed under: MyQuran.org

Doa Para Akhwat yang sangat merindukan datangnya seorang pendamping….

Untuk Para Akhwat…. mari kita Aminkan Doa ini…….
Untuk Para Ikhwan…. Dengarlah Doa Para Akhwat yang sangat merindukan datangnya seorang pendamping….

"Peringatan Rasulullah: "Bukan termasuk golonganku orang-orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya karena menikah kemudian ia tidak menikah." (HR. Thabrani). "

Apa yang menghimpit saudara kita sehingga MEREKA SANGGUP MENETESKAN AIR MATA. Awalnya adalah KARENA MEREKA MENUNDA APA YANG HARUS DISEGERAKAN, MEMPERSULIT APA YANG SEHARUSNYA DIMUDAHKAN. Padahal Rasululloh berpesan: "Wahai Ali, ada TIGA PERKARA JANGAN DITUNDA-TUNDA, apabila SHOLAT TELAH TIBA WAKTUNYA, JENAZAH APABILA TELAH SIAP PENGUBURANNYA, dan PEREMPUAN APABILA TELAH DATANG LAKI-LAKI YANG SEPADAN MEMINANGNYA." (HR Ahmad) "

**************************** BISMILLAHIROHMANNIROHIM

Tuhanku…
Aku berdo’a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu

Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah

Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya

Tuhanku…
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna

Tuhanku…
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku

Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
"Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna."

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan

Amin….

SELAMAT BERDOA.

 

Sumber : MyQuran.org 

June 23, 2006

Sudah saatnya ganti HP

Filed under: Catatan

 

Hehehe… bentar lagi gajian. Jadi pengen ganti hp emoticon Hp Oryza saat ini Nokia 7650. Sebenarnya sayang banget sama hp ini, soalnya kuat. Berkali-kali jatuh tapi Alhamdulillah ngga rusak. Selain itu, Januari 2005 dia pernah kena virus Cabire (virusnya hp). Cabire-nya masuk ke hp gara-gara lupa matiin bluetooth. Kebetulan saat itu sedang berada di tanah suci. Hehehe… Pusing juga soalnya jauh dari rumah. Kalau di rumah siy enak, bisa nyari anti virusnya di internet. Virus Cabire ini menguras memori hp. Dia masuk melalui bluetooth, dengan agresif berkali-kali minta install. Sempat stress juga karena ngga bisa banyak-banyak memotret.

Alasan ganti hp, N7650 hasil cameranya kurang bagus. Maklum masih sedikit pixel-nya. Selain itu ga praktis kalau mau kirim SMS (sliding memang merepotkan). Memory-nya juga kecil banget. Lagian hp ini dibeli Desember 2002 atau Januari 2003 (yang jelas setelah lebaran), sudah lama banget. *mencari-cari alasan*

Pengennya ganti SonyEricsson k750i yang warna item. Alasan pengen pakai hp ini, kameranya 2.0 MP. Kata teman-teman hasilnya bagus. Jernih, tanpa bintik-bintik. Selain itu kualitasnya suaranya juga ok. Harganya tidak terlalu mahal (jika dibandingkan dengan nokia dengan fasilitas yang sama). Ini dia gambarnya hp-nya.

 

Udah ah… Nanti jadi tambah kepengen emoticon

June 22, 2006

Sya’wanah, Sufi Wanita dari Irak

Filed under: Kisah Inspiratif

Sebut Asma Allah, Langsung Menangis

Sya’wanah sufi wanita ini, hidupnya lebih suka menangis daripada tersenyum. Bahkan, jika disebutkan ada orang menyebut asma Allah, Ia juga memerintahkan jamaah pengajian untuk menangis. Dengan menangis orang itu telah banyak dosa.

KARENA seringnya menangis, seorang sobatnya, Muaz bin Fadhl mengira akan buta. Namun sufi ini membantahnya dan tidak akan buta karena menangis. Atas ucapan temannya itu ia mengucapan, “Demi Allah, lebih baik bagiku menjadi buta di dunia ini karena air mataku daripada buta di akhirat karena api neraka,” kata Sya’wana.

Sya’wanah, seorang sufi wanita yang lahir di Ubullah, tepi Sungai Tigris (kini Irak). Sufi wanita ini punya ciri khas, yakni sepanjang hari menangis. la pernah berucap bahwa tidaklah layak bagi mata yang tercegah dari melihat kekasihnya (Allah) serta sangat ingin melihat-Nya untuk tidak menangis.

Sedangkan menurut cerita Malik bin Zayqham. Ada seorang laki-laki dari Ubullah yang banyak tahu tentang Sya’wanah datang kepada Abu Katsir. Katanya, sufi wanita ini sepanjang hari menangis tanpa henti. Ketika Malik bertanya bagaimana Sya’wanah mulai menangis? Apa jawabnya, “Jika dia mendengar nama Allah disebut-sebut, maka air mata akan mengalir dari pelupuk matanya seperti hujan.”

Malik pun kurang puas soal air mata ini. “Apakah air matanya keluar terutama dari sudut matanya yang dekat hidung, ataukah dari sudut matanya yang dekat pelipis?”

“Air matanya begitu berlimpah hingga aku tidak bisa mengatakan dari mana ia keluar. Aku hanya bisa mengatakan bahwa manakala nama Allah disebut, maka matanya menjadi laksana bintang yang bersinar-sinar,” ujar lelaki tetangga
Sya’wanah itu.

Baik Malik maupun Abu Katsir ikut terharu atas cerita lelaki dari Ubullah itu.

“Tangisnya itu dikarenakan kenyataan bahwa seluruh hatinya terbakar. Orang-orang mengatakan bahwa banyaknya air mata orang yang menangis tergantung pada besarnya api yang membakar hatinya,” ujar Katsir.

AIR MATA DARAH
Hidupnya sederhana, bahkan tempatnya tinggalnya reyot. Hal ini menunjukkan kepapaan sebagai seorang sufi. Kesaksian bahwa Sya’wanah miskin dituturkan oleh Manbudh yang masih keponakannya. Kunjungan Manbud ini bersama temannya yang bernama Humam.

“Aku pergi dengan seorang teman ke Ubullah. Kami minta izin kepada Sya’wanah untuk bertamu kepadanya.”

Setelah menerima kami di gubuknya yang reyot, di dalamnya kelihatan kepapaan di mana-mana. Temanku berkata kepada Sya’wanah, “Wahai, kalau saja engkau mau berbelas kasihan kepada dirimu sendiri dan mengurangi tangisanmu, niscaya lama kelamaan keadaanmu akan lebih baik dan engkau akan memperoleh apa yang engkau harapkan,” ujar Manbudh.

Mendengar itu Sya’wanah menangis. Ia berkata, “Aku bersumpah demi Allah, aku ingin menangis sampai air mataku tak tersisa lagi. Setelah itu akan kucucurkan air mata darah sedemikian rupa hingga tak setetes pun lagi darah yang tinggal di dalam badanku.”

JAMAAH PENGAJIAN
Apa yang diceritakan orang tentang Sya’wanah adalah soal tangis menangis. Ruh bin Sa’mah bersaksi bahwa ia tidak pernah melihat seorang pun menangis sebanyak Sya’wanah. Sebagai sufi ia sering memberikan pengajian kepada kaum wanita. Di dalam forum pengajian ini pun Sya’wanah menganjurkan jamaahnya yang hadir bisa menangis. Jika ada yang tidak bisa menangis hendaklah ia mengasihani orang-orang yang menangis. Alasanya karena barangsiapa menangis di forum pengajian itu, karena sadar betapa jauh hawa nafsunya telah menyimpang dan melakukan banyak dosa kepada Allah. Juga karena paham betapa hawa nafsunya itu telah menjadikannya seorang pelanggar aturan Allah.

Sedang berdasarakan pengalaman Hasan bin Yahya, bahwa Sya’wanah bila menangis akan merangsang orang-orang lain untuk menangis juga.

Meski memiliki kekerasan hati untuk menjauhi kehidupan duniawi, namun Sya’wanah tidak melupakan fitrahnya sebagai wanita. Suatu saat pula Allah menganugerahi seorang lelaki menjadi suaminya. Dari suaminya ini pula ia memperoleh anak lelaki. Setelah pernikahan dan punya anak, maka lengkap sudah hidup Sya’wanah, penuh keseimbanghan lahir batin.

Apalagi ia bersama suaminya sempat melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah. Ia ibarat wali wanita yang haus akan cinta Allah, bergelimang kesedihan dan air mata. Ada salah satu kalimat yang cukup menyayat bagi orang-orang yang jadi penghayat tasawuf yaitu, “Tuhanku, Engkau tahu bahwa orang yang haus akan cinta-Mu tak akan pernah terpuaskan.”

Bahkan salah satu muridnya yang setia menyatakan bahwa sejak dia bertemu dengan gurunya itu, maka berkat berkah wali perempuan yang kharismatik itu dia tak pernah lagi cenderung mencari kenikmatan dunia, dan tak pernah lagi dia meremehkan sesama muslim.

Nurani 207 (09-15 Desember 2004)

June 21, 2006

Nokia Akan Mengentikan Pembuatan Ponsel CDMA

Filed under: Artikel

Produsen ponsel terbesar di dunia, Nokia, akan menghentikan pembuatan ponsel berteknologi CDMA (Code Division Multiple Access). Produksi ponsel CDMA dihentikan karena prospek pasar untuk ke depannya, menurut Nokia, makin menyusut.

Meski CDMA mampu mencetak sukses di Jepang, Amerika Serikat, Brazil, India dan Cina, tapi di Eropa pasar CDMA kurang diminati. Konsumen di Eropa lebih menyukai teknologi GSM (Global System for Mobile Communication).

Tantangan di pasar CDMA, kata Nokia, makin kompetitif dan menjadi lebih sulit. "Nokia memang kuat di GSM, tapi lemah di CDMA," ujar juru bicara Nokia di Helsinki, Arja Suominen.

Inilah salah satu alasan mengapa Nokia menghentikan produksi ponsel CDMA-nya. Suominen menambahkan, potensi pasar ponsel CDMA diperkirakan akan meningkat, seiring makin banyaknya gebrakan yang dilakukan para pemain yang bergelut di CDMA.

Ponsel CDMA sendiri saat ini dipakai 25-30 persen pelanggan ponsel di dunia. Teknologi CDMA bersaing ketat dengan GSM. Teknologi GSM sendiri sekarang masih memiliki basis pelanggan yang jauh lebih banyak dibanding CDMA. Dari 2 miliar pengguna ponsel dunia, 70 persen diantaranya memakai ponsel berteknologi GSM.

Demikian juga dari sisi pelanggan. Jumlah pelanggan GSM tumbuh lebih cepat karena ponselnya lebih murah ketimbang ponsel CDMA. Ponsel GSM yang termurah saja ada yang berbandrol US$ 30 (US$ 1 = Rp 9.357 Sumber: detikcom).

Restrukturisasi Unit Bisnis

Untuk ke depannya, Nokia berencana menggelontorkan 150 juta euro (1 euro = Rp 11.759 Sumber: detikcom) di kuartal tiga untuk merestrukturisasi unit bisnis CDMA-nya. Restrukturisasi ini diharapkan mampu mendongkrak operating margin Nokia. Demikian dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Jumat (23/06/2006).

Nokia juga akan menghentikan kegiatan riset dan pengembangan (R&D) dan produksi ponsel CDMA menjelang April 2007. Nokia juga akan me-review infrastruktur dan aset CDMA. Namun menurut Suominen ponsel CDMA bermerek Nokia, yang dibuat oleh manufaktur kontrak, masih akan tetap ditawarkan di Amerika Utara karena teknologi CDMA populer disana.

Di lain sisi, Head of Mobile Phones Business Unit Nokia Kai Oistamo menambahkan, perusahaan akan tetap pada tujuannya jangka panjangnya yakni menguasai 40% pasar ponsel. "Kami tidak akan merevisi target market share jangka panjang. Ambisi kami masih tetap sama," imbuhnya. (dwn)

 

Sumber : ForumPonsel 

<<<<< >>>>>> Next

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main