Kartu GSM yang Pernah Aku pakai
Hehehe… kalau Soal kartu GSM, jarang ganti-ganti 
1. Simpati
Simpati dengan nomer 0812310xxxx adalah kartu GSM-ku yang pertama. Belinya bersamaan dengan Ericsson T20 pada tahun 2001. Sampai sekarang kartu ini masih dipakai
Ini dia gambar starter packnya

Hehehe… kuno banget tampilannya
Kotak hitamnya juga masih ada. Kalau beli kartu perdana jaman sekarang tidak akan dapat kotak hitam lagi. Tambah pelit aja. Jangan-jangan lama kelamaan, nanti buku petunjuknya juga diilangin 
Menurutku, Keunggulan Simpati cuma pada jangkauannya yang luas + berpartner dengan operator luar negeri. Bisa dibawa keluar negeri. Jadi sayang banget kalau dihangusin. Soal fitur lain payah banget
, SMS keluar negeri sering gagal atau telat sampai, GPRS + MMS terlalu mahal. NSP dan sebagainya tidak terlalu penting.
Nilai plus
- Jangkauan luas (penting)
- Bisa dibawa ke luar negeri (penting)
- Bisa SMS ke luar negeri (Sangat Penting Sekali)
- Tarif telpon hemat malam hari (tidak terlalu penting, jarang nelpon soalnya)
Nilai Minus
- GPRS + MMS mahal (apalagi kalau nanti bisa 3G, pasti tarif dipatok mahal)
- SMS ke luar negeri sering telat & gagal (lebih sering gagal daripada telat
)
- Lambat dalam hal teknologi
- Fasilitas No Number tidak ada
Lain-lain
- Simpatizone rasanya kurang penting + tidak efektif. Sering telat datang, serta isinya lebih banyak kuis. Lagian, walaupun sudah menjadi anggota simpatizone tapi tidak otomatis terdaftar dalam registrasi prabayar. Harusnya anggota simpatizone langsung otomatis terdaftar. Hmm… Sampai sekarang belum merasakan manfaat ikut simpatizone. Padahal sudah lama join.
- Nada sambung pribadi tidak terlalu penting. Buang-buang pulsa
Lebih suka yang nada sambung konvensional aja
2. IM3
Kartu kedua-ku. Beli kartu ini tahun 2002 gara-gara tertarik sama fasilitas No Number-nya. Pelopornya kartu GSM MultiMedia. Tapi itu jaman dulu. Kalau sekarang?? Wedew…
Dulu sempat optimis IM3 bisa menjadi pelopor dalam dunia teknologi Multimedia. Nyatanya cuma tahun-tahun awal aja, ternyata. Ini dia starter packnya
Sama seperti Simpati, kalau membeli IM3 jaman sekarang, jangan harap dapat kotak hitam. Ya… IM3 dan simpati sama-sama makin pelit dalam starter pack.
Keunggulan IM3, menurutku cuma di layanan GPRSnya yang stabil (mungkin dikarenakan tidak banyak yang pakai
). Kalau berani menurunkan tarifnya lebih murah lagi, wah keren tuh.
Nilai Plus
- GPRS stabil. Agak murah dibanding tarif GPRS GSM prabayar lainnya
- Bisa sembunyikan nomer
- Telpon hemat (tidak terlalu penting dan masih termasuk mahal dibanding tarif GSM sebelah)
- SMS gratis via Web (sangat bermanfaat sekali, sebaiknya negara penerima SMS juga ditambah)
- Sisa pulsa bisa dilihat di website IM3, selain itu ada blog gratis dari IM3 
Nilai Minus
- Jangkauan kurang luas, tidak bisa dibawa keluar negeri
- Tidak bisa SMS ke negara tertentu
- Billing pulsa sering error
Lain-Lain
- Fasilitas i-ring tidak terlalu penting.
3. Kartu Halo
Sempat pakai kartu halo beberapa bulan. Nomernya dikasih Om-ku. Menurutku, Fasilitasnya sama aja ama Simpati. Was-was, pakai kartu halo. Ngeri kalau tagihannya membengkak
Untunglah sekarang terbebas dari rasa ngeri itu. Soalnya kartu halonya diberhentikan. Maklum itu kartu halo keluarga, Om-ku stop pakai pascabayar. Jadi semua kartu halo keluarga dicabut.
4. Al Jawal
Pakai kartu GSM ini waktu berada di Saudi. Waktu pulang ke Indonesia, dikasih ke teman. Sekarang kartunya dipakai teman di sana 
