Ilmu Padi

September 30, 2006

Sendiri di MyQ

Filed under: Catatan

Hari ini, jam 05.16 pagi emoticon, aku sendirian di MyQ. Sepi… Hiks… Jarang2 lihat MyQ sepi emoticon

 

 

September 29, 2006

Aku Pilih Bunga

Filed under: Catatan

Kalau disuruh memilih merawat bunga atau merawat hewan, aku lebih memilih merawat bunga. Sejak kecil, aku memang tak punya hubungan batin yang erat dengan hewat peliharaan. Kontak batinnya ya sama bunga/tanaman.

 

=========== bersambung =============

 

lagi males nerusin

Hadith

Filed under: Catatan, Religi

Mu’adz r.a. berkata, "Saya diberi pesan oleh Rasulullah saw., "Jangan kamu berbuat syirik kepada Allah dengan sesuatu pun, meski kamu dibunuh atau dibakar, jangan pula kamu mendurhakai kedua orangtuamu, meski keduanya mengusirmu, jangan kamu tinggalkan shalat wajib dengan sengaja, karena barangsiapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka ia terlepas dari jaminan Allah. Jangan kamu meminum khamar karena itu adalah induk dari segala kekejian. Berhati-hatilah kalian dari maksiat, karena maksiat itu menghalalkan kemarahan Allah."

September 23, 2006

Banner Blogku

Filed under: Catatan

Iseng-iseng bikin banner blog nih

 

Blog Oryza

 

emoticon

September 22, 2006

Kajian Muslimah : Kesehatan Reproduksi

Filed under: Catatan, MyQuran.org

 

Insya Allah, Tanggal 8 Oktober 2006 akan diadakan kajian muslimah mengenai kesehatan reproduksi. Bertempat di Masjid Nurul Badar, Pasar Minggu, Jakarta. Infaqnya Rp. 10.000,- Acara ini terbuka untuk umum. Siapa aja boleh ikut. Tapi khusus cewek/wanita/perempuan/akhwat aja loh, terutama yang perduli dengan kesehatan reproduksi. Penyelenggaranya adalah para MyQers.

 

Susunan Acaranya
08.00-08.30  Registrasi
08.30-08.45  Pembukaan
08.45-09.30  Sesi I ( Masalah Medis)
09.30-10.15  Sesi II ( Masalah Fiqih)
10.15-11.15  Diskusi
11.15-11.45  Hiburan dan Door Prize
11.45-12.00  Penutupan

Pembicara : Juli oktalia, S.St., MA. (Medis), Samiroh LC. (Fiqih)

Keterangan lebih lanjut klik aja pamfletnya emoticon

 

 

Hiks… pengen banget ikut. Sayangnya jauh emoticon

September 19, 2006

Belanja Buku Bulan September

Filed under: Buku

Duh… Dah berbulan-bulan ngga belanja buku. Akhirnya hari ini iseng-iseng mampir ke toko buku. Ini dia list buku yang berhasil diajak pulang emoticon

1. Personality plus
2. Perpustakaan ajaib
3. Putri sirkus dan lelaki penjual dongeng
4. Flower for algernon
5. Vita brevis
6. Saat duka saat bahagia
7. Tukang sulap itu menghilangkan panciku
8. Rumah kecil di rimba besar
9. Rumah kecil di padang rumput
10. Tafsir mimpi menurut Al Quran dan hadits
11. Penawar hati yang sakit
12. Dan Muhammad adalah utusan Allah
13. Mukhtasar Hadi Al-Arwah (ringkasan tamasya ke surga)

 
Balas dendam setelah berbulan-bulan puasa belanja buku emoticon Duh… Padahal banyak buku yang belum dibaca, nambah lagi deh "daftar dosa" emoticon Maafin aku ya buku-buku tersayang emoticon

September 17, 2006

Cerita Tentang Taaruf

Kemarin malam baca2 di MyQ dan nemuin cerita yang menarik ini. Hehehe…

 

Kegagalan Ta,aruf
      Pada tanggal 17 Februari aku melakukan Ta,aruf dengan seseorang, dia lebih muda 9 tahun dari saya.Hari itu adalah hari jumat, kami janji ketemu jam 13,00 setelah sholat jumat, lha aku kacau banget jam 11 baru menulis surat, maksudku kalau nggak sempat kami ngomong banyak ada surat itu yang mewakili. Tapi yang sangat membikin aku geli disurat itu aku menuntut sesuatu yang tidak masuk akal, misal tujuanku menikah adalah untuk membesarkan jualanku, karena kalau jualan ini dikelola berdua lebih cepat berkembang daripada dikelola sendirian, dan aku punya tujuan lain setelah jualanku besar aku mau melanjutkan kuliah. Kamukan masih kuliah jadi sambil kuliah kamu membawa dagangan atau membawa brosur biar jualan kita berkembang, atau kamu sepulang kuliah kamu bisa mencari pasaran dipasar selain bringharjo atau ketoko-toko. Seminggu sekali liburan untuk merenggangkan saraf karena bisa jadi selama seminggu ada kekecewaan, maka harus kita kita seleseikan dalam suasana yang nyaman supaya keadaan tidak semakin tegang. Satu jam dalam sehari harus mengaji bareng soalnya yang namanya bisnis saja kalau otak nggak tenang nggak ingat Allah ketika menghadapi masalah biasanya langsung down bgm ini dengan rumah tangga, tentu badai rumah tangga lebih dahsyat daripada badai bisnis. Aku bilang aku punya hutang sekian-sekian, semua masalahku aku utarakan, karena aku gak mau setelah menikah aku disalah2kan dengan semua hutangku, dengan semua masalahku, wong hutang sudah terlanjur kok, ya lebih baik sekarang semua masalah aku utarakan kalau mau ya situ kalau nggak ya sudah, berhenti.Terus aku bilang aku ingin cepat punya anak, wah pokoknya surat  Surat masih panjang sekali, aku sampai lupa apa saja isi dari surat tersebut.
       Tentu dengan pidato yang panjang lebar seperti ini, membuat dia gemetar sebelum melangkah, wah jangankan disuruh mikir kerja, mikir kuliah saja masih bingung, apalagi disuguhkan tanggungjawab yang sedemikia besar aku belum sanggup, mengingat umur dia yang masih sedikit, mungkin begitu pikir dia. Tapi aku yakin dengan berkembangnya waktu dengan bertambahnya usia dia, dia akan menyesal dengan keputusan yang dia ambil. Akhirnya dia memutuskan berteman saja, iya aku jawab nggak apa-apa, dalam melangkah memang selalu ada kata maju atau mundur. Aku paksa aku tanya dia kenapa mundur, akhirnya dia menjawab katanya aku kurang cantik. Tapi sekarang aku yakin kemungkinan besar dia mengurungkan niat bukan karena kecantikan tapi karena tanggung jawab yang besar, untuk mengakui tanggungjawab yang besar kan malu, gengsi laki-laki kok gak berani mikul tanggung jawab.
      Setelah itu aku minta foto dan surat-surat yang pernah aku berikan kedia tapi dianya nggak mau mengembalikan, dia bilang biarlah foto dan surat itu sebagai kenang-kenangan diawal aku mengenalmu. Tapi kamu tidak berhak menyimpan foto dan surat itu, Ayo kemalikan, dia tetap tidak mau mengembalikan foto dan surat itu.Aku bilang kamu lain kali kalau memutuskan sesuatu harus hati-hati jangan tergesa-gesa seperti ini, jangan sampai ada penyesalan dibelakang hari. Anggaplah diantar kita nggak pernah Ta,aruf supaya kamu tidak terbayang-bayang kegagalan ini untuk Ta,arufmu suatu saat nanti, dengan orang lain selain aku, jodoh itu ditangan Allah, Allah nggak kurang cara untuk menyatukan atau memisahkan 2 orang insan, kalau kita nggak jadian ya memang itulah takdir Allah, Allah menghendaki yang demikian,  Terus dia sms mbak setelah aku selesei sholat Isya aku ingat kamu mbak, aku langsung berdo,a semoga kamu mendapatkan jodoh yang terbaik tapi jodoh itu bukan aku.
      Terus selang beberap hari aku sms dia, aku bujuk dia, supaya mau mengembalikan foto dan suratku, dia aku bujuk begini, dik kamu itu laki-laki yang baik, kamu itu laki-laki yang sholeh, adik yang baik pasti mau mengembalikan foto sama suratku. Dik aku pingin banget  membaca surat yang tak kasih kekamu, surat itukan pake tulisan tangan, jadi aku nggak punya copyanya, jadi tolong dikembalikan ya! Dia jawab sudah nggak usah khawatir foto dijamin aman, dan masalah surat ditulis lagi saja, masih ingatkan dengan isi suratnya. Sudah jangan ribut lagi. Setelah itu tak minta lagi dianya gak mau jawab, pokoknya nggak mau mengembalikan.Ya sudah mau diapain lagi, diminta juga nggak boleh, padahal dia itu dipondok Ikhwan kok nyimpan fotonya lawan jenis, kan nggak boleh sebenyarnya, aneh-aneh wae adik kecil ini. Dia tak panggil adik kecil, marah2, enak saja panggil aku adik kecil, aku ini sudah Baligh, sudah gede. Dalam hatiku walaupun gede umur beda 9 tahun kalau bukan adik kecil apalagi, ya aku jengkel tak panggil saja Adik Bayi saja. Tapi dia tak panggil adik bayi malah nggak protes, mungkin sudah jengkel protes kali.
       kemudian setelah gempa pada tgl 27 Mei 2006 kami dikos ada masalah dan waktu itu ada perbedaan yang lumayan tajam baca arti sebuah perbedaan diblogku, tapi blogku sedang amburadul, nggak lama setelah gempa pada saat aku belum siap untuk Ta,aruf  pada saat aku nggak siap dengan rumah tangga pada saat aku nggak siap dengan perbedaan, ada orang datang, aku bingung banget, waduh bgm ini, dia minta datang ke kos aku coba, aku katakan sama dia kalau aku belum siap menikah, kalau aku takut berbeda pendapat, aku sms sama dia, dia bilang katanya dia orang Klaten, terus aku tanya  kerjanya apa? dia jawab katanya ternak sapi, terus kalau siang kerja dibengkel, aku pikir kerja dibengkel sengaja tak sms banyak-banyak untuk memastikan dia sekarang benar-benar sedang bekerja atau tidak? kok sekitar jam 11 bisa menjawab, seharusnya kalau kerja kan nggak bisa menjawab tapi dia jawab saja, terus dia nelpon kok nggak ada suara bising, seharusnya kalau dibengkel kan terdengar suara bising. Terus pagi-pagi tak telpon dia ini untuk memastikan apa benar dia ini rumahnya di desa? Eh ternyata ada suara ayam iyik-iyik, oh berarti benar apa yang dikatakan dia, kalau dia berada didesa. Kemudian kami janjian ketemu, hari minggu untuk ketemu, aku bilang kita ketemu saja kalau kita ketemu ada dua kemugkinan, berhenti atau maju, tapi kalau kita tidak mencoba kita tidak menghasilkan apa-apa.  Jam 9 sesuai janji kita ketemu, jam 8.50 dia aku sms kamu sekarang dimana? dia balas tunggu sebentar jam 10 aku datang, terus aku tinggal membaca buku sambil berbaring lalu terlelap tidur akhirnya hpku berbunyi dia sms katanya dia sudah di perempatam pogung Rejo. Memang dia tak kasih ancer-ancer kalau sampai perempatan pogung Rejo kamu sms nanti tak jemput, untuk masuk ketempatku lumayan sulit, banyak gang. aku lihat jam di dinding aku bingung, waduh gawat sudah jam 10, dia sudah menunggu, waduh belum ganti baju, saking terburu-buru Jilbabku terbalik. Aku kaget dalam bayanganku dia datang tidak sendiri, aku pikir dia datang berdua bareng temanya kan dalam Islam kan gak boleh berdua-duaan. Soalnya kalo kasus dengan adik kecil dia membawa temanya aku juga temanku. Hari sabtu aku beli sirup untuk menjamu mereka, sirup itu belum aku buka, karena aku jarang sekali buka sirup, jadi sulit sekali aku membukanya perlu waktu lama untuk membukanya. Teman-temanku bilang mbak Mey kok lama sekali, kasian yang diluar iya sebentar padahal aku itu dikamar bingung membuka sirup, waduh ini gimana membukanya, aku membukanya pake pisau lagi untung pisaunya nggak melukai tangan, setelah dengan penuh perjuangan akhirnya selesei juga, terbuka juga botolnya. Terus setelah aku mau keluar, hah kok jilbabnya terbalik komentar temanku, mereka aku beri isyarat diam aku malu, mereka mengerti akhirnya mereka bilang Oooh model itu jilbab mbak Mey itu model. Kan aku malu kalau jilbabnya ketahuan terbalik, jadikan lebih baik dibilang model. Terus selama pertemuan dia tak cuekin, dia nggak tak kasih makan, tahu nggak habis subuh pagi-pagi buta aku pergi kepasar, aku masak sendiri beli ayam 1/2kg, teman-temanku komentar kok banyak mbak beli ayamnya aku jawab iya, biar hemat biar bisa untuk 4 hari, biar nggak bolak-balik kepasar. Padahal rencana awal aku memasak itu untuk memberi makan mereka. Tapi karena kerasnya hatiku waktu itu dia nggak tak kasih makan, cuma tak kasih minum. Dia benar-benar tak cuekin, setelah terdengar suara azan zuhur aku bilang Mas nggak pergi ke masjid po? dia tanya iya saya mau ke masjid tapi dimana masjidnya ini kesana-sana dan seterusnya. Aku sendiri sholat dikos terus dia sampai kos tapi cuma duduk nggak ngetuk pintu kalau dia datang. Jadi tak tinggal lam tiduran di kamar. Aku gak tahu kalau dia datang. Dan parahnya kalau saya ketemu sama mereka berdua walaupun tabrakan aku nggak ingat, benar-benar keterlaluan ingatanku. Aku sekarang ini sama sekali nggak bisa membayangkan wajahnya, kecuali ngomong agak lama dan dia mengingatkan, aku baru ingat. Maklum ketemu juga cuma sekali itu.
      Sesuatu yang sangat aku sesalkan dalam proses tak Ta,aruf yang kedua adalah sikapku yang begitu cuek, begitu nggak peduli itulah yang sangat saya sesalkan. kenapa aku bertindak seperti itu, aku nggak boleh bersikap seperti itu, aku nggak boleh bersikap begitu dingin, kepada siapapun juga. Aku nggak boleh nyukin orang seperti itu. Setelah itu aku memohon ampun pada Allah atas semua kekhilafanku sungguh aku menyesal dengan semua yang aku lakukan.
        Dalam kondisi serba kacau aku berpikir kenapa Allah mendatangkan orang, tidak tepat pada waktunya, pada saat orang takut menikah, takut berbeda pendapat malah didatangkan seorang calon suami, lha aku kan jadi bingung, gimana sih Engkau ini ya Allah. Terus aku berpikir ulang, Allah memberi sesuatu sesuai dan tepat pada waktunya. Allah sengaja mendatangkan seorang laki-laki pada saat aku kacau pada saat aku tidak siap, soale kalau dalam kondisi kacau dalam kondisi sakit, lalu ditimpa dengan beban berat tentu saya langsung sadar kok beban ini berat dan secara otomatis aku langsung berusaha menghilangkan beban tersebut. Kalau dalam kondisi sehat walafiat dikenai beban berat mungkin aku nggak terlalu merasa kalau beban itu berat.
        Begitu juga dalam kasusnya dimana aku sangat takut perbedaan, didatangkanlah seorang laki-laki, dimana disana terdapat dua pilihan iya atau tidak. Waktu itu aku berpikir kalau menikah ya senang nanti aku bisa punya anak, aku menggendong anak sambil jalan-jalan kalau sore, aku mengajak dia main-main, wah senang sekali ya kalau punya anak. Terus aku berpikir lagi lebih jauh iya tapi anak kecilkan nggak selamanya kecil, nanti juga besar, kalau besar terus berbeda pendapat dengan aku gimana ya? Wah kalau begini tampaknya aku sendiri yang perlu dirubah caranya berkomonikasi.
       Setelah itu aku berpikir kalau aku berani menikah berarti aku harus siap menghormati suami, kalau aku menikah aku tidak boleh merendahkan suami bagaimanapun  dan apapun yang terjadi kalau aku menikah aku harus siap berbeda pendapat, kalau aku menikah berarti aku harus siap melupakan latar belakang. Dua manusia dengan latar belakang berbeda pasti disamping terdapat persamaan juga terdapat perbedaan.
        Kadang-kadang aku berbipikir iya kalau aku dapat suami yang nggak terlalu mengatur-atur aku, kalau aku dapt suami yang seperti masku wah bagaimana ya? Soale masku akhir-akhir ini masku kalau nelpon selalu marah-marah nggak ada alasanpun marah. Setiap kali nelpon selalu marah, aku jengkel, masku aku sms, lain kali nggak usah nelpon kalau nelpon hanya untuk marah-marah. Dia jawab lain kali itu kalau ditelpon itu jawabanya yang ceria yang supel, orangtua itu cuma mau tahu keadaannya aja bagaimana? Untung ada yang mengingatkan. Masalahnya antara aku dengan masku itu tidak pernah nyambung komonikasi masku itu merasa dia ngomel-ngomel, marah-marah itu katanya baik, sementara aku sendiri merasa pusing dengan berbagai omelannya.
        Pokoknya setelah masku nikah masku jadi galak sama aku, jadi nggak perhatian sama aku, pas aku pulang kekalimantan pada tahun 1999 aku dimarahin terus, sore-sore sewaktu aku nonton kuis, aku nggak ingat kuis apa namanya, aku dimarahin sudah sore mandi sana? Dalam hati wah walaupun dikos dilanda hutang, dilanda banjir, dilanda gempa, dikos mau mandi siang, malam, jam berapun nggak ada yang melarang, disini diatur-atur, aku jadi takut, aku jadi jantungan, aku jadi deg-degan. Besoknya lagi pas aku duduk2 aku dimarahin lagi, katanya itu lho cucian dicuci. Dalam hatiku iya waktu dulu mas masih bujangan bajumu tak cucikan sekarang sudah ada istri ya istri donk yang nyuci, dulu kamu masih bujangan aku berani minta uang, berani minta macam2, setelah mas menikah aku samasekali nggak berani ikut campur urusan rumahtanggamu, walaupun rumah ini dulu yang membangun aku sama kamu, tapi karena kamu menikah aku sekarang juga tidak terlalu berani sembarangan masuk rumah ini, karena bagiku rumah ini adalah rumahmu dan istrimu, karena aku merasa kita sekarang sudah ada pembatas aku juga sudah nggak berani lagi macam-macam makanya aku juga nggak suka kalau aku diatur-atur, disuruh-suruh, protesku dalam hati..masa ada istri, adike  yang disuruh nyuci. ya akhirnya tak cuci tapi aku nyucinya sambil nangis.Walaupun aku itu temperament, yak-yakan tapi kalau didepan mas-masku dan iparku aku nggak ngeyel aku diam aja, aku nggak mau membuat suasana semakin kacau.
      Terus aku juga nggak gampang iri, waktu kecil ortuku punya rumah dua, tapi dari kecil dari aku SD aku sendirian menempati rumah yang satu itu, aku gak mau dirumah yang satunya soale kotor, ibuku orangnya sembarangan seperti aku, tapi kalau rumah yang satunya bersih, soale setiap hari tak pel, kalau yang satunya lagi nggak pernah dipel. Lha waktu aku SMP kelas tiga masku nikah, akhirnya rumah itu dipake sama masku dan istrinya, akhirnya aku boyongan kerumah yang kotor. Terus ada tetanggaku bilang itu rumahmu ditempati sama masku, mungkin dia mans-manasi aku, aku jawab iya biar aja, nggak apa-apa.
       Terus pas SMA aku ikut masku yang lainya lagi dia belum nikah, aku bilang sama dia, mas mbok bikin rumah sendiri mas biar nggak bayar kos terus-terusan, akhirnya kelas 3 SMA bangun rumah. Lulus SMA aku ke Yogya, eh 2,5bulan diyogya masku nikah, rumah yang kami bangun dipakai mereka berdua. Tapi ya sukur menikah sudah punya rumah kalau belum, apa nggak uangnya masku habis untuk bayar kontrakan.
        Menurutku aku itu sudah pengertian, sudah baik sama masku tapi kok masku itu masih marah-marah terus sama aku, setiap nelpon marah-marah. Kalau pas aku pulang ke Kalimantan itu keadaan rumah memang berubah, waktu itu aku heran kok mbak masaknya santan-santan terus, padahal mas kan nggak suka santan2. Kalau dulu aku masak santan pasti dikomentari ini sayur apa kolak. Terus dia bilang kamu jangan sering-sering masak santan kepalaku pusing kalau makan sayur santan. Aku kalau dibilangi nurut dibilangin jangan sering masak santan ya aku aku nggak sering masak santan, dibilangi kalau beli minyak yang kemasan ya, iya jawabku. Disuruh beli apa aja iya jawabku dan tak belikan beneran, tak turuti kemauanya. Dia suka ayam sementara aku sukanya ikan, ya kepasar aku beli dua macam, masing2 ¼kg.
         Lha kalau mbakku nggak kalau dibilangi sama masku beli minyak itu yang kemasan, wah istrinya langsung ceramah door door door. Mungkin karena kalah ngomong sama istri akhirnya adiknya yang jadi sasaran kemarahan, tapi sekarang adiknya sedang sters jadi berani ngomong juga. Aku geli pas buka puasa, istrinya bilang pah tadi itu lho pah kelapa kalau satu itu seribu, kalau tiga cuma Rp.2,200. Iya jawab masku biar enak kalau masak, aku berada dianta mereka tapi aku cuma diam aja.
         Terus besoknya aku masak sayur bening sedikit untuk aku sendiri, soale mbak juga masak sayur sendiri. Masku nggak tahu kalau sayur itu yang masak aku, masku komentar ya gini mah masak itu jangan santan terus biar segar. Terus mbak bilang itu yang masak Mey, tadi beli sedikit, jadi karena sedikit masku nggak berani ikut makan. Sayurnya cuma tak makan aku sama anaknya, anaknya kan masih kecil sayurnya masih agak  panas tapi tetap tak suapin terus, aku nggak ngerti kalau itu masih panas, terus dia berbisik panas, dan sukurnya bapak ibunya nggak lihat keanaknya yang kepanasan. Setelah itu gantian aku yang makan ternyata sayurnya HUUUAASIIIN. Dalam hatiku wah kok begini rasanya kok Anggun tadi doyan ya? Karena aku takut sayur itu dimakan masku aku takut disemprot akhirnya sayur itu tak makan dengan lahapnya, dan tak habisin semua untuk menyelamatkan diri.
         Sekarang aku berpikir Allah pasti memberikan sesuatu yang terbaik untuku, dan masalah jodoh aku pasrahkan pada Allah. Aku berdo,a semoga Allah memberi kebahagiaan dunia dan Akhirat kepadaku tapi aku yakin aku pasti bisa mendapatkanya, karena hidup ini berputar, hidup ini selalu berganti antara kesenangan dan kesedihan dan banyak sudah kesedihan yang aku lewati berarti, dalam hidupku tinggal sedikit lagi kesedihan setelah itu berganti dengan kebahagiaan.

 

Sumber : MyQuran.org

September 13, 2006

Sejarah MyQuran.com

Filed under: Catatan

Inilah sejarah MyQ yang ditunggu2 oleh MyQers :D

 

Sejarah MyQuran.com

by Kakek @moon 

 

Ini kisah tentang myquran.com yang ditulis untuk memenuhi rasa ingin tahu myQer tentang sejarah myquran.com yang sempet terlontar di obrolan tanggal 10 September kemarin pas acara penggalangan dana.  Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat dan memenuhi rasa ingin tahu myQer lainnya.(Lebih dan kurangnya silahkan dilengkapi).

Juli tahun 1999, saya masih aktif di bidang desain web, iseng2 saya mensurvei situs komunitas muslim dari Indonesia. Weh ternyata jarang bgt.

Saat itu lagi hangat2nya bisnis dotcom. Kafegaul.com dan detik.com lagi harum-harumnya diomongin bagaikan gadis muda belia yang mulai menampilkan lenggak lenggok kegenitannya, tak urung banyak investor pun tersungkur jatuh cinta.

Setelah beberapa menit berselancar mengetikkan berbagai kata kunci yang berkaitan dengan Islam, Weh, sedih juga,  :toe:ternyata nggak ada komunitas muslim yang bisa menjadi patron. Kalaupun ada barangkali komunitas isnet.org yang dibuat anak-anak Indo di luar negri. Lampu dikepala tiba-tiba mendadak menyala “tuinggg!” Putar mata Buat saja, repot amat. Ya bener Just Do It, pikir saya. Maka dalam beberapa jenak sayapun mulai mikir lebih serius sambil melayangkan mouse ke perusahaan domain Network Solution.

Cukup lama juga saya merenung sambil berselancar diatas atap kantor Bubu.Com di Gandaria 1, malem itu saya menjelajahi internet sambil melihat berita2 terkini. Awalan “My” lagi ngetrend. Well, ilhamnya mungkin dari MY itu lantas setelah menjelajah kesana kemari akhirnya inget juga “Ping” “al-Qur’an” kan maksudnya “Bacaan”, maka komposisi nama pun lahir dari idiom The Net “My” dan “al-Quran” menjadi “Myquran.com” Ngakak. Buru2 saya merogoh duit plastik yang ada di dompet dan mendaftarkan nama “antik” dan “unik” tersebut menjadi nama domain. Mula-mula cuma dot com saja solae jatah kartuku termasuk minimal.

Dalam satu minggu kemudian sayapun mulai mengutak atik kebiasaan saya membuat situs, kali ini dengan nuansa hijau yang terang dan nama yang dipilihkan sebagai “myquran.com” dengan semboyan dibawahnya “REFRESH YOUR LIFE!”.

Walhasil, sejak hari itu saya rajin pulang malem, bahkan seringkali sampe nginap juga untuk mengonline kan situs myquran.com. Awal Agustus 1999, puasa mulai menjelang, situs ini harus udah jadi pikirku. Mula-mula sekali situs ini kemudian ditempatkan di Hypermart.Net  yang menyediakan hosting gratisan, lengkap dengan iklannya yang suka nyelonong masuk. Termasuk iklan judi! Nah, biarlah pikir saya, namanya juga gratisan.

Minggu pertama, situsnya kupromosikan ke beberapa teman, baik di milis maupun numpang di forum diskusi. Setelah itu gunakan banner exchange dan afiliasi. Yang penting  rame kataku. Dalam seminggu lonjakan traffic terbaca, 100, 200, 300 dan akhir bulan setiap hari selama puasa pengunjung tiba-tiba naik 600 sampai 1000 per hari. Lumayan lah dengan modal gratisan bisa menarik pengunjung. Setelah ramadhan lewat, traffic mulai turun tapi nama My Quran sudah mulai dikenal. Milis pun kemudian di buat di egroups yang sekarang menjadi myquran@yahoogroups.com.

Dalam beberapa bulan mendatang, kelihatan traffic myQuran semakin padat dan terus terang saya yang ngurusin sendirian mulai kewalahan juga. Meskipun sudah digunakan content management, toh tetap saja akhirnya keteteran juga setelah beberapa tahun lewat.

Diam-diam, para  fans myquran.com ternyata mulai bermunculan membangun kelompok-kelompok jumpa penggemar sendiri. Hehehe Ngikik.. kaget juga saya kalau ternyata “MyQer” tiba-tiba bermunculan di Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Jogja, dan entah dimana lagi. Suatu waktu di tahun 2001 atau 2002, saya pun sempat juga ketemuan sama myQer di Bintaro. Wah ternyata mereka memang seriues dan antusias banget dan bangga bgt menjadi anggota komunitas myQuran.Com, Alhamdulillah. Peace ahhh!

Selama bebarapa tahun selama periode 1999-2003 myquran.com memang menjadi inspirator bagi pengelola situs Islam yang mulai bermunculan. Beberapa undangan radio dan TV pun kemudian mampir, biasanya pas bulan puasa ngomongin situs Islam. Selama periode itu memang lagi rame-ramenya bisnis dot com sehingga membuat ngiler beberapa investor.

Komunitas virtual dan penggemar pun makin bertambah, yang fanatik bgt ada juga dan akhirnya memang saya serahkan untuk meneruskan myquran.com namun dengan nama domain org. Hasan dari Malang (bukan Hasan yang malang lhoi… Ngikik..), yang sebelumnya mengelola cybernasyid.com akhirnya saya serahi sepenuhnya untuk mengurus myquran sampai sekarang (untungnya masih kuat hehehe).  MyQuran sendiri nampaknya menjadi komunitas yang organis dan berkembang sesuai dengan aktivitas pengunjungnya, pasang surut, naik turun, meskipun didanai oleh kocek pribadi dan sumbangan para kontributornya tapi tetap saja bisa tampil eksis walaupun zaman keemasan dotcom sudah usai beberapa tahun yang lalu. Komunitas myquran pun nampaknya muncul sebagai satu-satunya komunitas muslim non afiliasi partai maupun organisasi karena membernya macem-macem, bahkan mungkin yang non muslim juga ada karena memang ada forumnya.

Menjelang tahun 2003 saya pun pelan-pelan mulai mengurangi aktivitas online, jadi praktis jarang banget mengikuti perkembangan myquran secara online yang sempat timbul tenggelam karena lupa bayar hosting hehehe Ngikik.. atau bete karena crash melulu kebanyakan pengunjung Tersipu.

Hasan masih terus mengelola myquran.org yang akhirnya memang menjadi penerus myquran dotcom. Saya sendiri moksa (maksudnya mengurangi aktivitas dunia maya Cool)  dan step back mengurangi aktivitas dunia tremasuk kerja, mengundurkan diri dari Bubu.Com, jadi freelance situs kesehatan, di kontrak mbak Tika untuk menghidupkan Kadinnet.com,  balik lagi ke Bubu.Com, dijemput Syekh Luqman Hakiem di kantor yang memang diundang teman untuk ceramah tentang sufisme, dan mundur lagi dengan cita-cita mau keliling masjid dan memotret seni kaligrafinya (tapi batal), trus sempet mendirikan perusahaan jaringan selama 3 bulan, dan akhirnya benar-benar mendem bumi selama 2 tahun.

Banyak juga sih yang katanya mencari, tapi sesekali saja saya nongol untuk mengerjakan proyek freelance pesanan temen, abis itu balik lagi ke rumah soale memang saya kerja di rumah sambil tafakkur dan menuntaskan tulisan mawas diri “Kun Fa Yakuun; Man Arofa Nafsahu Faqon Arofa Robbahu”, yang kemudian malah diteruskan membuka tabir al-Qur’an dengan risalah “al-Muthaa’in: Komposisi dan Kodefikasi Al Qur’an”, Prima Kausa, dan beberapa risalah lainnya yang termasuk kategori superberat dan hanya disampaikan di kalangan terbatas.

Memang lucu dan aneh juga 2 tahun step back mengurangi berbagai aktivitas dunia. Nampaknya selama 2 tahun itu wilayah yang dimasuki berkaitan dengan apa yang disebut sebagai wilayah pengembaraan spiritual dengan proses grastulasi (penyucian jiwa). Saya memang memasuki dunia tasawuf dengan bimbingan Syeikh  MLQ yang menerbitkan majalah Cahaya Sufi.

Setelah 2 tahun lewat dikit, saya pun mulai nongol kembali. Tempat main saya ya ke tempat anak-anak masih mangkal sampai hari ini di Bubu.com. Eh tak dinyana , ditawarin kerja lagi. Tapi kali ini bukan ngurusin web, tapi sms provider. Weh, rupanya kue sms masih berasa banget walaupun susah juga ternyata. Dan saya pun punya kesempatan online kembali mengunjungi myQuran.Com yang nampaknya sekarang blom jauh berbeda tampilannya sebagai komunitas non profit. Weh, kuat juga Hasan pikir saya Sip, mantap!. Saya pun kembali posting-posting sambil bikin Blog.

Blog memang model baru yang lagi nge-trend sejak 3 tahun yang lalu ketika saya ditanya tentang Blog oleh anak-anak Metro TV (jadi sebelum ngilang emang sempet juga ngobrol sama timnya Mas Roy Suryo tentang Blog, waktu itu memang lagi diundang nongol di acaranya Mas Roy Suryo sama cheer leadernya Islam Liberal tentang situs Islam).

Di Blog, tulisan saya memang berat-berat sampai membuat semaput beberapa orang Bikin shock!. Hehehe memang begitulah, harus mulai dibuat serius. Dan tanggal 10 september yang lalu tiba-tiba saja ada undangan dari Hasan buat buka konser amal MyQuran. Halahhh, kok jadi sedemikian aktifnya. Saya pun mengiyakan juga bertandang  ke acaranya myQer yang lumayan sepi  Gubraks!.

Hehehe nggak apa2 baru mulai kok, hibur saya ke Non Icha di YM yang jadi komandan anak-anak myQer mengadakan konser amal dengan menampilkan Nasyid. Weh, aktivis myQer memang di dominasi oleh Akhwat alias Annisa. ]Wah, rupanya ramalan masa depan mulai menunjukkan tanda-tanda   kalau masa depan abad spiritualitas dengan pelopornya dari kaum Annisa.{ http://atmoon.multiply.com/journal/item/65 ] Insya Allah, mudah-mudahan nggak pada kapok mengadakan acara amal galang dana, yang penting bukan hasilnya tapi niat yang lurus dan istiqomahnya hanya untuk Allah khan. Saya jadi teringat beberapa petuah Syekh Luqman Hakiem sebelum balik lagi ke dunia kerja :

Hatimu bekerja untuk Allah, tapi akal dan pikiran dan kaki tanganmu untuk umat manusia

Ikhtiar lebih utama dari hasilnya. Doa lebih utama dari ijabah, berjuang dengan keistiqomahan lebih utama daripada kemenangan. Taat lebih utama daripada surga. Syukur lebih utama daripada nikmat. Renungkanlah.

 
Jadi,memang myQuran dan myQer perlu istiqomah ketika menetapi sesuatu, jangan sekedar melihat hasil akhirnya, dan jangan kecewa karena apa yang tidak diraih, tapi keistiqomahan, proses dan ridha Allah lebih utama ketimbang sekedar suatu kesuksesan. Don’t Give Up! Peace ahhh!

Berbuatlah kebaikan dan janganlah kalian meremehkannya sedikit pun. Sebab, kecilnya kebaikan adalah besar dan sedikitnya kebaikan adalah banyak.  (Ali kwj)

Janganlah kamu meninggalkan kebaikan, karena zaman selalu berputar. Banyak sekali orang yang pagi harinya mengharapkan kebaikan (pemberian) orang lain berubah menjadi orang yg diharapkan kebaikannya oleh orang lain, dan orang yang kemarinnya mengikuti orang lain berubah menjadi orang yang diikuti. (Ali kwj)

——–catatan

Istiqamah: kualitas batin yag melahirkan sikap konsisten (taat azas) dan teguh pendirian untuk  menegakkan san mebentuk sesuatu yg menuju kepada kesempurnaan atau kondisi yang lebih baik.

Ridha : Rela dengan ketentuan Allah dengan sadar baik yang telah, sedang, dan akan terjadi.

 

 

Sumber : MyQuran.org 

<<<<< >>>>>>

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main